Mempersiapkan Mudik Aman Dan Nyaman Bersama Si Kecil

2df4a87fb5dced7457c24d0cc604ea9fd705898f.jpeg

Meski termasuk perjalanan yang melelahkan dan barangkali cukup membahayakan (karena padatnya jalan raya), tetapi mudiktak pernah kehilangan sensasi, pesona, dan daya tariknya. Mudik memang sudah menjadi tradisi di Indonesia, karena itu meskipun repot dan melelahkan, kebanyakan keluarga Indonesia tetap berbondong-bondong mudik ke kampung halaman di kala hari raya.

Jumlah pemudik tidak pernah ada cerita turun atau tetap dari tahun ke tahun. Jumlahnya terus melonjak naik. Sebuah artikel di tempo.co (15 Juli 2013) menyebutkan bahwa tahun ini diperkirakan naik 8.6%. Sebanyak 9,7 juta orang akan mudik. Ini baru yang dari Jakarta saja.  

Andakah salah satunya itu? Jika ya, maka Anda adalah orang yang tepat untuk diingatkan soal persiapan. Ini tentu penting karena persiapan adalah 50% dari kesuksesan mudik Anda.

Berbicara persiapan, sebetulnya kita bisa mengelompokkannya menjadi dua. Pertama adalah mempersiapkan hal-hal yang menjadi penentu utama kesuksesan. Dan kedua adalah mempersiapkan pendukung agar perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman. Faktor keamanan tentu penting bagi siapapun yang melakukan perjalanan mudik, sementara faktor kenyamanan menjadi penting pula terutama jika Anda mudik bersama si kecil.

Apabila si Kecil merasa nyaman, tentu ia akan menjadi lebih ceria, tidak mudah rewel, dan tidak mudah letih. Dengan begitu, anda pun akan merasa lebih nyaman pula selama perjalanan, bukan?

 

 

 

Yang termasuk dalam penentu utama adalah:  

 

Kesehatan. Siapkan dan pastikan kesehatan Anda, keluarga, dan lebih-lebih jika Anda membawa anak kecil.

 

Keamanan. Siapkan dan pastikan keamaanan Anda yang secara iktiyar manusia sudah  terjamin, menyangkut rumah dan kendaraan. Ceklah ke bengkel untuk mendapat kepastian. Jika Anda naik kendaraan umum, pastikan Anda sudah mendapatkan tiket dan menumpang kendaraan yang terjamin.

 

Keuangan. Siapkan dan pastikan keuangan Anda cukup sesuai kebutuhan. Buatlah rencana yang matang. Jangan lupa juga menyiapkan kebutuhan paska mudik, misalnya cicilan, dan lain-lain.

 

Kesiapan batin. Siapkan batin Anda untuk bisa menikmati perjalanan, menikmati segala hal yang menjadi konsekuensi mudik. Jangan cepat stress nanti mudah sakit. Selain itu, banyak-banyaklah berdoa.

 

Jika empat hal di atas sudah bisa Anda siapkan dan pastikan, barulah Anda perlu mempersiapkan hal-hal lain yang menjadi pendukung. Di antaranya adalah:

 

·         Menyiapkan barang-barang yang perlu dibawa lalu mengepaknya. Buatah list dan prioritas. Utamakan perlengkapan si Kecil untuk selama di kampung halaman dan selama di perjalanan. Pisahkan barang-barang yang mungkin diperlukan selama perjalanan di dalam tas kecil dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau (jangan di bagasi mobil), sehingga Anda tidak repot membongkar tas besar saat memerlukan sesuatu.

 

·         Catatlah orang-orang yang ingin Anda beri sesuatu, katakanlah uang atau bawaan. Jika memungkinkan beli saja barang-barangnya di sana kecuali untuk yang memang spesial.

 

·         Catat sejumlah nomer penting: orang yang menjaga rumah, kantor polisi, bengkel, rumah sakit, dan lain-lain

 

·         Hindari mengenakan perhiasan yang berlebihan dan simpanlah di tempat yang aman, bisa di bank, pegadaian, atau dititipkan

 

·         Jika Anda membawa anak kecil, jangan lupa makanan, dan obat-obatan. Bawa obat-obatan yang dibutuhkan anak disaat darurat, terutama jika obat-obatan pribadi anak bukan jenis obat yang mudah dibeli dimana saja. Bawa camilan yang cukup juga minuman. Tapi hindari camilan dan minuman yang bisa membuat anak batuk.

 

·         Siapkan aktivitas yang bisa dilakukan anak selama dalam perjalanan. Cari beberapa ide permainan yang bisa dilakukan bersama anak. Mainan atau buku juga penting dibawa, untuk mengatasi kebosanan anak selama dalam perjalanan.

 

·         Buatlah perencanaan yang sesuai waktunya dan biayanya, meski begitu siapkan untuk hal-hal yang di luar dugaan.

 

Semua pemudik dipastikan ingin mudiknya sukses, tapi yang membedakan adalah sejauhmana persiapannya. Karena itu, sudah sempurnakah persiapan Anda untuk mudik?

 

Semoga bermanfaat