Mengapa Susu Penting Untuk Kita?

Minum susu bukan identik dengan minuman "anak-kecil" tetapi kandungan gizi yang hampir sempurna itulah yang “mewajibkan” dikonsumsi sejak selama hayat. Akan tetapi ada kalanya banyak anak-anak yang beranjak remaja mulai enggan minum susu dengan berbagai alasan. Untuk itu harus ada kiat jitu untuk mengatasi hal tersebut! Karena susu kaya gizi dan kalsium untuk tulang dan gigimu.

Minum susu itu perlu,
Untuk sehat, kita perlu mencukupi kebutuhan gizi, terlebih di usia pertumbuhan mustahil anak tumbuh sehat tanpa nutrisi memadai. Nutrisi lengkap bila konsumsi porsi dan jenis tercukupi dari 5 (lima) kelompok makanan yaitu: makanan pokok, lauk hewani & nabati, susu, sayuran dan buah-buahan. Sayangnya, karena berbagai alasan, para orang tua malah menghilangkan susu dari 5 kelompok makanan lengkap, bahkan tidak lagi memandang perlu anaknya di usia sekolah terlebih remaja, harus minum susu. Padahal di usia ini masih termasuk masa pertumbuhan.

Mengapa Minum Susu Penting?
Karena susu mengandung zat gizi yang lengkap. Di samping sarat akan protein, lemak, vitamin dan mineral, yang terpenting, mengandung kalsium guna menunjang pertumbuhan dan kepadatan tulang. Selain itu, banyak manfaat susu, misalnya adanya laktosa, yakni karbohidrat susu selain untuk energi juga memberi efek positif untuk kesehatan saluran cerna.

Anak yang beranjak remaja masih dalam masa pertumbuhan. Karena itu minum susu menjadi penting untuk mendongkrak percepatan pertumbuhan. Namun jika ada yang masih menganggap minum susu dapat menjadi gemuk, segera berilah buah hati Anda pengertian. Berdasarkan komposisi gizi yang dikandung susu, ada kurang lebih 87 % terdiri dari air, sehingga lemak yang terdapat pada susu hanya sekitar 3.5 %, dengan demikian susu tidak dapat menggemukan badan.

Kelebihan lain yang dimiliki susu adalah sebagai penyeimbang akan kecukupan kebutuhan gizi dalam tubuh kita. Asupan mineral terutama kalsium akan kurang bila tidak cukup mengkonsumsi susu, mineral tersebut sulit didapat jika kita hanya mengandalkan dari makanan biasa saja.

Susu juga kaya akan kandungan triptofan yang bermanfaat mengistirahatkan sel-sel tubuh. Dengan kata lain, minum susu di malam hari dapat membantu tidur lebih nyenyak, dan tubuh bisa istirahat secara optimal. Kandungan kalsium pada susu mudah didapat dan diserap oleh tubuh. Jadi minum susu secara teratur dan berkesinambungan akan mencegah terjadinya kekurangan kalisum yang dapat menyebabkan osteoporosis di kemudian hari. Untuk itu, sebaiknya minum susu disosialisasi terus menerus.

Sabar dan kreatif
Para ibu jangan cepat putus asa, jika anak tidak suka minum susu. Perlu juga diketahui, bahwa minum susu tidak harus selalu dalam bentuk minuman susu cair. Saat inilah kesempatan bagi para ibu untuk lebih kreatif memberikan makanan terbaik untuk buah hatinya. Susu bisa disulap menjadi aneka hidangan lain yang mempunyai daya tarik untuk mengkonsumsinya. Atau lakukan kiat-kiat tertentu untuk memancing selera agar anak tetap mau mengkonsumsi susu.

Berikut tips kreasi menyajikan susu, agar menjadi hidangan yang dapat memancing selera untuk melahapnya :

  • Campur susu dengan buah-buahan atau sayuran dan dapat dijadikan “milk shake”. Atau dengan bahan dasar susu, dapat diciptakan berbagai minuman yang lezat dan sehat.
  • Aneka jenis pudding susu dapat dibuat dengan mengkombinasikan dengan bahan lain yang dapat memperkaya kandungan gizi. Misalnya dibuat puding susu cokelat, puding susu buah dan lain sebagainya.
  • Susu dapat dijadikan sebagai bahan utama pada pembuatan aneka kue seperi pancake, poffertjes, crepes, juga untuk membuat suffle, pasta panggang, sup krim, atau sebagai pengganti santan pada hidangan seperti opor, kari, laksa, dan lain sebagainya.
  • Atau dibuat berbagai jenis es krim yang umumnya menjadi makanan kegemaran anak-anak.
Jadi upaya minum susu bukan sesuatu yang sulit, dengan sedikit sentuhan kreativitas susu dapat dikonsumsi setiap hari bagi keluarga Anda.

Share artikel ini:

Artikel Terkait