vote

Menjadikan Rumah Bebas Racun

Senang dan bahagia memperhatikan si kecil tumbuh dan berkembang.

  • Rate Artikel ini
Senang dan bahagia memperhatikan si kecil tumbuh dan berkembang. Merangkak kesana kemari mengeksplorasi seluruh sudut rumah dan mencoba mencari tahu lingkungannya yang baru. Si kecil akan mengambil apa saja yang bisa diraihnya. Membuka laci, mengambil barang-barang yang ada di dalamnya dan memasukkannya ke dalam mulut. Ini adalah perkembangan yang normal buat si kecil.

Karena itu penting menjadikan rumah Anda bebas dari bahan-bahan beracun yang dapat membahayakan si kecil. Buatlah daftar hal-hal yang perlu diperhatikan di rumah demi keselamatannya.

Di Dapur

  1. Simpan pembersih, larutan alkali, pemoles mebel, sabun cuci dan produk yng berbahaya lainnya dalam kotak obat yang terkunci.
  2. Jauhkan barang-barang yang mengandung racun dari pandangan dan jangkauan si kecil. Jika Anda harus menyimpan barang-barang di koak yang diletakkan di bawah, gunakan kunci atau gembok untuk menguncinya.
  3. Untuk menghindari kesalahan, simpan obat pembasmi serangga dan alat-alat rumah tangga lainnya di dalam wadah aslinya.
Di Kamar Mandi
  1. Beli dan simpan obat-obatan dalam kotaknya dengan penutup yang aman. Tapi ingat, meski berpenutup tidak semua penutup aman buat anak-anak, karena itu simpan di dalam kotak yang terkunci.
  2. Buang sisa obat yang sudah tidak terpakai.
  3. Simpan pasta gigi, sabun, sampo, serta poduk toiletries lainnya ang biasa digunakan sehari-hari ke dalam kotak yang berbeda dengan produk-produk yang berbahaya atau mengandung racun.
  4. Ketika Anda harus minum obat, sebaiknya tidak di depan anak, untuk menghindari jika anak menirunya.
  5. Biasakan menggunakan nama (kata) yang benar, kata obat untuk menyebut obat kepada anak. Jangan membuat bingung anak dengan menyebut obat sebagai permen.
  6. Periksa label di kemasan saat hendak memberi obat kepada anak-anak. Ini untuk memastikan bahwa dosis sudah sesuai. Pastikan ruangan dalam keadaan terang saat memberi obat.
Di Garasi dan Basement
  1. Simpan cat, varnish, tinner, pestisida, dan pupuk pada lemari yang terkunci dalam kemasannya yang asli.
  2. Baca label petunjuk produk rumah tangga sebelum Anda membelinya. Cobalah membeli barang-barang yang paling aman, di anara barang sejenis. Belilah barang yang memang benar-benar akan digunakan.
  3. Simpan produk pada kemasan asli. Hindari memindahkannya ke wadah lain.
  4. Bukalah selalu pintu garasi sebelum Anda menyalakan kendaraan.
Di Dalam Rumah
Pasanglah alat detektor asap (smoke detectors), karbon monooksida detektor, atau pembersih udara (air purifier) untuk menjamin kebersihan udara di rumah Anda.

Melindungi anak dari benda-benda beracun
Si kecil bisa jadi akan sakit bila terkena atau tertelan benda-benda beracun, seperti pestisida, obat-obatan, atau bahan-bahan kimia lainnya. Ini dapat terjadi kaan saja. Namun, anak yang terkena racun dapat segera disembuhkan dengan penanganan tepat.

Anak-anak yang keracunan biasanya disebabkan oleh orangtua yang sibuk. Misalnya saat orangtua memasak, anak-anak bermain dengan zat berbahaya di sekitar rumah. Yang paling berbahaya bila anak masih gemar memasukkan jarinya ke mulut. Oleh karenanya, sebaiknya jauhkan zat-zat berbahaya dari jangkauan anak.

Apa saja yang dapat membahayakan si kecil?
* obat dosis tinggi
* pembersih lantai
* pembersih kaca
* pestisida
* pengkilap mebel/furniture
* bensin, minyak tanah, oli, dll

Yang penting, simpan zat yang mengandung racun jauh dari jangkauan anak-anak. Beberapa pembersih menggunakan logo buah pada label kemasannya, hati-hati anak Anda bisa salah mengerti. Jika si kecil sudah agak besar, beri pengertian tentang zat-zat pembersih berikut kegunaannya.