vote

Olahraga yang Sesuai Untuk Menurunkan Berat Badan

Aktivitas fisik seringan apapun tentu mengeluarkan energi. Namun seberapa besar energi yang perlu dikeluarkan untuk tujuan apa, tentu akan membedakan pilihan olahraganya.

  • Rate Artikel ini

Aktivitas fisik seringan apapun tentu mengeluarkan energi. Namun seberapa besar energi yang perlu dikeluarkan untuk tujuan apa, tentu akan membedakan pilihan olahraganya. Makin berat beban olahraga yang dipikul tubuh, makin besar kalori yang dibuang. Untuk menurunkan berat badan, diperlukan pengeluaran kalori yang lebih besar daripada sekadar aktivitas fisik untuk menguatkan jantung dan paru-paru belaka.

Selain tersebar di bagian tubuh, kelebihan berat badan juga ditimbun dalam lemak di bawah kulit. Makin kelebihan berat badan seseorang, makin tebal tumpukan lemak bawah kulitnya. Bagian ini yang perlu dibakar agar menjadi lebih tipis dan berat badan jadi ideal.

 

Neraca bobot tubuh

Orang menjadi gemuk kalau makanan yang dikonsumsinya selalu melebihi kebutuhan kalori tubuh. Jumlah kelebihan kalori kumulatif menentukan seberapa cepat dan seberapa besar kelebihan berat badan akan terjadi.

Untuk membuat berat badan menjadi ideal, kelebihan berat badan itu harus dikeluarkan dengan membakar tumpukan lemak bawah kulitnya. Caranya dengan membakar kalori sebanyak tumpukan lemak yang sudah terbentuk. Kita bisa melakukannya lewat latihan kebugaran (physical fitness) yang dapat secara terukur membakar seberapa banyak kalori yang hendak kita buang.

Tentunya tidak mungkin langsung berkurang ya, Bu. Diperlukan waktu agar berat badan secara berangsur kian menurun. Sebanyak satu kilogram dalam seminggu misalnya, karena jika penurunan bobot tubuh terjadi terlalu drastis juga tidak menyehatkan.

Melihat berbagai alat di pusat kebugaran, instruktur akan memilihkan alat dan cara yang paling efektif untuk membakar banyak kalori. Disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing, target penurunan berat badan akhirnya bisa tercapai juga. Makin banyak kalori terbuang setiap kali latihan kebugaran, makin cepat turun berat badan kita.

Target berat badan ideal tercapai kalau yang tersisa di badan kita tinggal lean body mass, atau tumpukan lemaknya sudah setipis mungkin.

Bobot tubuh mungkin saja tidak turun banyak, namun ketebalan lemak bawah kulit sudah sangat minimal, karena massa ototnya relatif akan bertambah berkat latihan penguatan otot-otot anggota gerak.

Menilai bobot tubuh

Mereka yang rutin melakukan latihan kebugaran perlu menilai seberapa berhasil kebugaran tercapai dan seberapa ideal berat badan sudah diraih. Kalau berpatokan pada body mass index selalu ada kisaran berapa indeks-nya. Sebut saja berada di kisaran 20-25 indeks massa tubuhnya.

Mereka yang rajin melatih otot-otot anggota gerak selama melakukan latihan kebugaran, tentu lebih lamban penurunan bobot tubuhnya, karena meskipun lemak di bawah kulitnya makin menipis, namun massa otot yang ikut dilatih bertambah penuh. Maka kalau diukur dengan cara cubitan kulit, walaupun indeks massa tubuhnya cenderung di batas atas, kalau tes cubitan kulitnya kecil saja, masih terbilang punya berat badan ideal.

Demikian pula halnya dalam hal tujuan penurunan berat badan. Selama ketebalan lemak bawah kulit sudah tipis, kendati indeks massa tubuh masih di batas atas, masih terbilang punya berat badan ideal, karena otot-otot anggota gerak yang kian bertambah gempal.

Ternyata pemilihan olahraga pun harus disesuaikan dengan kebutuhan. Apakah yang menjadi tujuan adalah melatih kerja jantung, memperbaiki postur, melatih pernapasan, atau mengurangi berat badan. Dengan memilih olahraga yang sesuai tentu hasil yang didapat juga akan lebih optimal, bukan?***

Terbaru