vote

Kebersihan Diri itu Penting

“Ayo Nak, sikat gigi dulu sebelum tidur”, “Jangan lupa cuci tangan sebelum makan”,

  • Rate Artikel ini
“Ayo Nak, sikat gigi dulu sebelum tidur”, “Jangan lupa cuci tangan sebelum makan”, “Ganti baju ya setiap pulang sekolah”. Ini mungkin kalimat-kalimat “wajib” yang selalu Anda lontarkan pada si buah hati. Kadang mungkin terasa membosankan, tapi apa yang Anda lakukan tersebut adalah investasi berharga bagi anak di masa depan. Kenapa?

Mengajarkan tentang kebersihan, terutama kebersihan diri, berarti mengajarkan kebiasaan yang amat penting untuk menghindari dan mencegah penyebaran penyakit sehingga kesehatan anak lebih terjaga.

Mengajarkan kebersihan diri sejak dini memang sangat penting, karena gangguan kesehatan yang terkait dengan masalah kebersihan diri memang banyak terjadi pada anak-anak. Maklum, mereka masih dalam proses belajar menjaga diri dan rentan terekspos pada berbagai kuman penyakit saat berada di sekolah atau lingkungan bermain. Dengan mengajarkan kebersihan diri sejak awal, anak Anda akan memiliki kebiasaan hidup sehat dan kesehatan yang lebih terjaga saat dewasa kelak. Yang tak kalah penting, kebiasaan sehat tersebut akan “ditularkan” kembali pada generasi berikutnya, yaitu anak-anak mereka.

Kebersihan diri tak bisa dipelajari sendiri oleh anak. Anak-anak, terutama yang masih berusia muda, biasanya melakukan apa yang diperintahkan orang tuanya, atau mencontoh apa yang dilakukan orang lain. Maka satu-satunya cara adalah Anda sebagai orang tua mengajarkan hal tersebut padanya.

Tanamkan pada anak bahwa seluruh bagian tubuhnya perlu dirawat dan dijaga kebersihannya secara teratur setiap hari. Agar anak mau melakukannya, buatlah ritual bersih-bersih yang menyenangkan, misalnya dengan mainan dan nyanyian saat mandi atau menyiapkan perlengkapan menyikat gigi dengan gambar tokoh favoritnya. Ajarkan pula padanya dengan buku-buku yang dilengkapi gambar tentang jamur dan kuman penyakit yang dapat menyerangnya bila mereka tidak menjaga kebersihan dirinya.

Secara umum, terdapat beberapa area kebersihan diri yang perlu Anda ajarkan pada anak-anak, yaitu:

  • Menjaga aroma tubuh
    Semakin bertambah usia anak, tubuhnya mengalami perubahan termasuk pematangan kelenjar keringat yang dapat menyebabkan aroma tak sedap. Jelaskan hal ini pada mereka dan ajarkan cara membersihkan tubuh yang benar.
  • Kebersihan pakaian dan sepatu
    Ajarkan anak untuk berganti pakaian dengan teratur. Biasakan mengganti pakaian sesampainya di rumah setelah pulang sekolah atau bepergian karena pakaian dan keringat akan menempel pada pakaian setelah dipakai beraktivitas.

    Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kebersihan sepatu, karena di kaki lah terdapat kelenjar keringat yang amat banyak. Sebisa mungkin anak memiliki setidaknya dua sepatu untuk dipakai bergantian sehingga sepatu tidak lembab dan mencegah munculnya jamur yang menyebabkan bau tak sedap. Ajarkan anak untuk mencuci kaki usia beraktivitas dan mengeringkannya dengan baik.


  • Kebersihan mulut dan gigi
    Kebersihan mulut dan gigi `pada anak sangatlah penting. Setelah gigi susu tanggal, pastikan mereka memahami kenapa, kapan dan pentingnya menyikat gigi agar gigi tetap mereka dalam kondisi baik hingga usia dewasa. Selain masalah menggosok gigi, yang juga penting diketahui anak adalah jenis makanan yang dapat merusak gigi serta membiasakannya untuk mengkonsumsi makanan yang lebih sehat.
  • Kebersihan rambut
    Rambut yang bersih tak hanya menghindarkan aroma tak sedap, tapi juga menghindari gangguan pada kulit kepala seperti ketombe atau bahkan kutu rambut. Karena itu ajarkan anak untuk keramas secara teratur. Bila anak kerap beraktivitas fisik yang menyebabkan banyak berkeringat, biasakan keramas setiap hari dengan menggunakan shampo yang sesuai bagi anak-anak.
  • Kebersihan tangan
    Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu faktor terpenting untuk mencegah infeksi. Biasakan anak untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah ke toilet, juga setelah memegang binatang.