vote

Apakah Semua Zat Makanan Itu Esensial dan Mencerdaskan?

Saya ibu rumah tangga, anak perempuan saya 4 tahun.

  • Rate Artikel ini
Pengasuh rubrik yang terhormat,

Saya ibu rumah tangga, anak perempuan saya 4 tahun. Akhir-akhir ini saya sering bingung oleh promosi susu yang ditambah sphingomyelin dan sialic acid katanya esensial dan meningkatkan kecerdasan anak. Tolong jelaskan apa yang dimaksud esensial dan bagaimana sphingomyelin dan sialic acid dapat mencerdaskan otak. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih. Ny. Rita – Banyumas, Jateng

Ibu. Rita yang terhormat,

Mari kita kupas sekilas jawaban dari pertanyaan-pertanyaan Ibu Rita.

Pertama-tama Ibu baca komposisi pada kemasan suatu produk; biasanya berdekatan dengan tabel informasi gizi. Bila tidak tertulis dalam komposisi, berarti tidak ada penambahan. Jadi sphingomyelin dan sialic acid yang ibu tanyakan sebetulnya memang sudah terbawa dalam kandungan susu sapi.

Yang dimaksud esensial bila tubuh membutuhkan namun tidak dapat memproduksi, jadi harus tersedia dalam aneka ragam makanan sehari-hari. Zat gizi esensial yaitu karbohidrat, protein (lengkap dengan asam amino esensial), lemak (lengkap dengan asam lemak esensial: linoleat dan linolenat), vitamin,dan mineral.

Bila kecukupan seluruh zat gizi esensial tercukupi dari ragam makanan bergizi seimbang, zat gizi non-esensial lainnya dapat diproduksi oleh tubuh.

  • Sphingomyelin bukan zat-gizi esensial -- sphingomyelin dapat disintesis tubuh dari prekusor-prekusor (cikal-bakal) lemak, monosakarida, protein.
  • Sialic acid bukan zat-gizi esensial à sialic acid dapat disintesis tubuh dari prekusor-prekusor (cikal-bakal) monosakarida (karbohidrat), protein di dalam hati.

Apakah ada kaitan dengan kecerdasan manusia perlu diteliti langsung pada manusia bukan pada tikus saja. Karena berat otak tikus dan kecepatan gerak tikus tidak dapat disamakan dengan manusia.

Rujukan ukuran kecerdasan anak (disebut perkembangan anak) yang perlu diperhatikan ada 9 hal a.l: bahasa, gerak, musik, kognitif, spasial, spiritual, dst. Dan pengaruhnya multi faktor, tidak hanya dari makanan saja termasuk susu, stimulasi dini yang berkesinambungan dalam proses asah asih dan asuh yang sesuai dengan keadaan anak.

Semoga penjelasan di atas tidak lagi membuat ibu bingung. Bagi putri anda tercinta, silakan ibu memberi berbagai makanan keluarga sehari-hari lengkap gizi esensial dengan 2-3 gelas susu pasti tubuhnya dapat memproduksi zat gizi non-esensial bila memang dikehendaki tubuh.

PT Nestlé Indonesia bekerjasama dengan GRAMS 2007