Pentingnya Tidur untuk Anak

Tumbuh kembang tubuh dan kecerdasan anak bisa dicapai dengan berbagai hal, seperti aktivitas yang kreatif dan asupan makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi. Ada hal lain yang tak kalah penting perannya dalam mengoptimalkan kecerdasan otak si kecil, yaitu tidur. Bila anak mendapatkan waktu tidur yang cukup, sel-sel otaknya akan mendapatkan waktu untuk berkembang lebih optimal sehingga ia tumbuh cerdas nantinya. Hanya saja seringkali anak susah tidur malam, sehingga kebutuhan tidurnya sehari-hari tidak tercukupi.

Mulai dari usia balita, anak-anak membutuhkan waktu tidur paling tidak 12 jam per hari. Menurut penelitian dari KidsHealth.org (2010), anak-anak yang cukup tidur malamnya memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik daripada yang tidak cukup tidur. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa anak susah tidur malam mendapatkan nilai lebih rendah dalam tes membaca dan matematika. Anak susah tidur malam juga menunjukkan adanya kekurangan dalam kemampuan kognitif.

Peneliti dari University of London, Dr Amanda Sacker (2014) juga menyatakan bahwa bila jam tidur anak konsisten, merefleksikan kehidupan sehari-harinya yang teratur. Hal ini menunjukkan kebiasaan dan sikap sosial yang lebih baik di masa depan.

Bila anak susah tidur malam, ia akan lebih sulit dalam mengatur emosinya. Anak akan cenderung lebih hiperaktif sehingga sulit diatur. Sehari-harinya, anak susah tidur malam dapat bermasalah dalam memperhatikan dan belajar hal-hal baru, dan bahkan bisa menyebabkannya kelebihan berar badan. Karena itu, sangat penting untuk membiasakan anak tidur cukup setiap malam.

Berikut adalah beberapa manfaat lain dari tidur yang cukup untuk anak-anak:

Mencegah Penyakit

Kurang tidur ternyata membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Ini karena tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk membangun sel-sel antibodi, sehingga menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit. Anak susah tidur malam lebih rentan terserang penyakit dibanding anak-anak yang tidurnya cukup. Karena itu, pastikan anak tidur 12 jam setiap hari agar daya tahan tubuhnya kuat dan kebal dari penyakit.

Meningkatkan Kreatifitas

Seperti yang telah disebutkan dari riset di atas, tidur cukup meningkatkan kemampuan kognitif anak. Anak yang cukup tidurnya cenderung lebih kreatif, karena perkembangan otaknya lebih optimal. Selama tidur, otak akan memperkuat memori dan menatanya sehingga mudah menerima informasi-informasi baru.

Rendah Stress

Anak susah tidur malam cenderung lebih mudah stress daripada anak-anak yang tidurnya cukup. Istirahat membuat emosinya lebih stabil sehingga ia tidak mudah stress dan panik dalam kesehariannya.

Kualitas Hidup Lebih Baik

Baik untuk orang dewasa maupun anak-anak, sudah terbukti bahwa tidur yang cukup juga meningkatkan kualitas hidup. Kesehariannya lebih bahagia karena waktu istirahatnya cukup sehingga bisa beraktifitas lebih baik daripada anak susah tidur malam.

Share artikel ini:

Artikel Terkait