Relaksasi Mudah dan Singkat

Agar tubuh dan pikiran dapat bekerja maksimal, sesekali perlu diistirahatkan juga. Relaksasi singkat dengan cara yang mudah, akan membuat Anda siap menghadapi berbagai tantangan dengan bersemangat!

Deadline kerja yang selalu mengejar, urusan rumah tangga yang seakan tak ada henti, hingga anak dan pasangan yang membutuhkan perhatian adalah hal-hal yang sering dihadapi para wanita. Kalau boleh, ingin rasanya meminta waktu lebih dari 24 jam dalam satu hari! Karena insting nurturing, wanita kerap merasa wajib menangani semua dan memastikan semua kebutuhan orang tercinta terpenuhi. Padahal setiap orang tentu memiliki keterbatasan, baik waktu, pikiran maupun energi.

Dalam bukunya, Well-being for Women, Helen Lawrence, fisioterapis pertama di Australia yang mendapatkan Fellowship in Physiotherapy in Women’s Health menyatakan bahwa para eksekutif wanita kerap mengalami ketegangan fisik di kepala dan bahu. Otot-otot di bagian rahang dan leher menjadi kaku dan menekan syaraf di bagian kepala serta mengganggu aliran darah. Akibatnya, mereka kerap mengalami sakit kepala. Tanda stres lain yang juga sering terlihat adalah gangguan pencernaan yang disebabkan melewatkan waktu makan dan makan terlalu cepat karena keterbatasan waktu, atau makan sebagai pelampiasan stres.

Agar tubuh dan pikiran Anda tidak ”overload”, sebaiknya Anda perlu melakukan relaksasi secara berkala. Jangan buru-buru bilang tak ada waktu, karena sebenarnya terdapat beberapa teknik relaksasi dapat dilakukan dalam waktu singkat dan cara sederhana. Buang anggapan bahwa untuk relaksasi kita harus menunggu hingga akhir minggu. Mencuri waktu di antara kepadatan kegiatan sehari-hari, atau menyelipkannya sembari menunggu dan melakukan kegiatan rutin, semua dapat Anda lakukan dengan mudah. Begini caranya…

  • Rencanakan “me time” setiap hari. Tak berarti harus mengorbankan banyak waktu kok, sekedar ngopi di kafetaria kantor, membaca buku sembari menunggu suami menjemput, atau window shopping di mal dekat kantor bisa menjadi jurus jitu untuk menenangkan diri. Jika Anda rileks, hormon penyebab stres akan berkurang, dan mempengaruhi mood serta perilaku Anda.
  • Manfaatkan aromaterapi. Banyak minyak alami yang diambil dari berbagai bagian tumbuhan yang mampu membantu tubuh untuk santai, misalnya lavender, marjoram, dan bergamot. Tak perlu meluangkan waktu khusus untuk memanfaatkan aromaterapi, cukup sertakan dalam kegiatan sehari-hari. Teteskan pada air mandi, bantal, atau sapu tangan, atau jika memungkinkan gunakan oil burner di kantor maupun di rumah. Panas dari api lilin akan melepaskan aroma ke udara dan membuat Anda lebih relaks dan siap beraktivitas.
  • Meditasi yang dulu lebih dikenal dalam kebudayaan Timur, kini menjadi salah satu teknik relaksasi yang paling populer. Anda dapat melakukannya dengan berbagai cara, yaitu memusatkan perhatian pada satu titik, mengucapkan kata-kata tertentu secara berulang, maupun mengatur irama pernapasan. Tak perlu lama-lama, 5-10 menit pun dapat mendatangkan ketenangan bila dilakukan dengan benar. Lakukan saat perjalanan pergi atau pulang kantor, saat istirahat makan siang, atau saat Anda merasa jenuh.
  • Sentuhan dapat membantu menciptakan rasa relaks. Anda perlu bantuan orang yang dapat dipercaya untuk melakukannya, misalnya suami atau sahabat. Pijatan pada bagian pundak, atau tangan dan kaki akan membuat fisik dan pikiran menjadi lebih santai. Minta pasangan untuk menggerakkan tangan dari bahu Anda ke arah jari tangan, dan bayangkan stres ”terusir” dari tubuh Anda bersama gerakan tadi.
  • Teknik visualisasi juga dapat membantu menciptakan suasana relaks. Saat kesibukan menumpuk, luangkan waktu untuk duduk menenangkan diri, dan bayangkan tentang tempat-tempat indah yang pernah Anda kunjungi atau menjadi favorit Anda. Setelah beberapa menit, Anda akan merasa lebih baik dan siap menghadapi pekerjaan yang menunggu.
  • Ian Marber, clinical nutritionist dan co-author buku The Food Doctor: Healing Foods for Mind and Body, menyebutkan bahwa banyak jenis makanan yang dapat membantu tubuh agar relaks. Misalnya saja makanan kaya magnesium yang mudah dicerna dapat membantu otot untuk relaks. Sayuran hijau, buah-buahan, teh herbal seperti teh camomile, tahu, dan kacang kedelai mampu mengurangi efek stres dan membuat tubuh menjadi lebih relaks. Sebaliknya ada pula jenis makanan dan minuman yang justru membuat tubuh lebih “siaga” seperti teh, kopi, alkohol, garam, gula, dan rempah-rempah yang beraroma dan berasa tajam. Sebaiknya batasi konsumsinya jika Anda sedang rentan stres.

Share artikel ini:

Artikel Terkait