Sahur Tidak Makan Nasi?

Makan sahur sangat dianjurkan bagi yang menjalankan ibadah puasa. Karena sahur, selain berkah dan berpahala juga diperlukan sebagai "bekal-gizi" bagi yang berpuasa. Lalu bagaimana jika sedang ogah makan nasi?

Di samping yang sudah disebutkan di atas, makan sahur menumbuhkan semangat serta meringankan beban yang berat bagi yang berpuasa. Karena itu hendaknya sahur bergizi lengkap dan memadai sebagaimana menu makan saat tidak berpuasa. Tetap ikuti pedoman makan 3J + 1A yaitu:

  • Jumlah memadai : sesuai kebutuhan
  • Jadwal teratur : berbuka, makan malam & sahur saat puasa
  • Jenis lengkap terdiri 5 jenis : makanan pokok, lauk hewani & nabati, susu, sayur & buah
  • Aman : bersih, bebas kuman berbahaya maupun cemaran partikel

Bagaimana jika sedang ogah makan nasi?

Makanan pokok (staple food) yang umumnya mengandung unsur tepung dan serat, dibutuhkan dalam menu harian. Selain untuk sumber energi, makanan pokok memberi rasa puas dan kenyang atau 'nendang'. Kandungan serat di dalamnya selain membantu memberi rasa kenyang, juga memberi volume pada tinja sehingga proses pembuangan sisa makanan berlangsung lancar.

Memang umumnya makanan pokok orang Indonesia adalah beras, namun terkadang kita enggan makan nasi ketika harus makan dini hari. Tahukah Anda bahwa tidaklah salah mengganti nasi dengan sumber energi dari bahan lain. Terlebih berbagai bahan lain pengganti nasi memiliki keunggulan lebih dibanding beras. Antara lain:

Jagung

Jagung memiliki mineral 2 kali lipat dari beras. Jagung kaya akan omega-6, yaitu lemak baik untuk kesehatan. Kadar lemaknya relatif tinggi jadi memberi rasa kenyang lebih lama. Kandungan serat jagung juga tiga kali lipat dari beras, hal ini bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Jadi makan jagung bukanlah sesuatu yang turun-level.

Ubi rambat

Pilihlah ubi rambat warna kuning, karena kaya akan cikal vitamin A (karoten) sebagai sumber anti oksidan yang baik untuk kulit. Dengan berat yang sama, energi ketela rebus kupas sama dengan setengah energi dari nasi. Karena rendah kalori, ubi rambat baik bagi yang sedang menurunkan berat badan. Kandungan mineralnya juga 3 kali lipat nasi serta kaya akan serat. Namun ketela gampang memproduksi gas. Jadi jangan terkejut, pemakan ketela sering membuang angin.

Banyak lagi pilihan pengganti nasi, seperti rotiósebaiknya pilih roti gandumódan mie. Bahkan pisang kepok mengkal rebus juga kaya akan karbohidrat yang dapat juga dipakai sebagai pengganti nasi.

Share artikel ini:

Artikel Terkait