vote

Sinusitis pada Anak, Apa Sebabnya?

Sinusitis bukan suatu penyakit baru. Dari dulu kita sering mendengar anak maupun orang dewasa mengidap sinusitis.

  • Rate Artikel ini
Sinusitis bukan suatu penyakit baru. Dari dulu kita sering mendengar anak maupun orang dewasa mengidap sinusitis. Mengapa sampai terjadi? Dapatkah dicegah? Seperti apa gejala penyakitnya? Mari kita bahas bersama.

SINUSITIS berarti terbentuk peradangan di dalam rongga hidung. Di sekitar rongga hidung terdapat beberapa ruangan bernama sinus. Muara dari rongga sinus berlabuh di dalam hidung. Salah satu fungsi sinus untuk mengatur temperatur udara napas yang kita hirup agar lebih bersesuaian dengan tubuh kita. Normal, rongga kosong ini tidak berisi cairan.

Pilek berkepanjangan
Di sekitar rongga hidung terdapat sejumlah sinus. Yang paling besar sinus di samping hidung. Yang lain ada di pangkal hidung dan di belakang hidung. Masing-masing sepasang kiri dan kanan di sekitar hidung.

Sinusitis terbentuk antara lain bila pilek berlangsung berulang dan berkepanjangan. Rongga yang tak berisi apa pun akan dipenuhi oleh lendir. Lendir yang terkontaminasi dengan kuman akan berubah menjadi ingus.

Orang bisa terserang pilek oleh beberapa penyebab. Selain oleh serangan virus flu yang bisa saja datang berulang, lebih sering sebab mengidap alergi. Alergi pada hidung juga muncul seperti pilek.

Apa pun penyebab pileknya, hendaknya tidak dibiarkan. Apalagi bila sampai berkepanjangan. Kondisi pilek, selain merangsang terbentuknya polip hidung, bisa berakhir dengan sinusitis juga.

Selain itu, sinusitis juga bisa berasal dari gigi geligi. Apabila terjadi infeksi akar gigi rahang atas, khusus bagian geraham atas, infeksi dari gigi bisa menjalar sampai ke rongga sinus. Karena lantai rongga sinus di samping hidung berbatasan dengan ujung akar gigi geraham atas. Bila terjadi pembusukan akar gigi oleh infeksi ini dapat menembus lantai sinus, lalu terjadi infeksi sinus bernama sinusitis maxillaris.

Awal infeksi atau peradangan sinus biasanya tidak begitu nyata terasa. Proses penyakit berlangsung tahunan sebelum gejala nyata muncul. Mungkin hanya sekadar keluhan sering pilek, dan hidung terasa buntu belaka. Lama-kelamaan mulai terhirup bau busuk dari hidung, baik yang dirasakan penderita, maupun orang lain yang diajak berbicara.

Setelah proses infeksi rongga hidung semakin parah, dan rongga sinus yang semula kosong makin penuh terisi cairan lendir, maka mulai terasakan nyeri sinus. Tergantung rongga sinus mana yang terkena, bila ditekan akan terasa nyeri.

Nyeri di samping hidung kiri atau kanan, atau keduanya, menunjukkan kemungkinan ada sinusitis di situ. Begitu juga apabila nyeri tekan diasakan di pangkal hidung. Tak jarang nyeri tercetus sewaktu minum es.

Apabila rongga sinus sudah sangat penuh berisikan lendir, sering berupa ingus kental berbau busuk itu, Lalu akan tampak pembengkakan di samping hidung. Itu tanda penyakit sinusnya sudah sangat lanjut.

Berbeda pada saat flu karena ada infeksi oleh kuman (superinfeksi). Ingus pasca flu umumnya gampang dikeluarkan dari liang hidung. Tidak demikian dengan ingus yang berasal dari rongga sinus.

Karena liang muara rongga sinus ke rongga hidung ada sistem klep, maka ingus dari rongga sinus tak mudah keluar (atau dikeluarkan). Lendir itu tertimbun di dalam rongga sinusnya dan akan bertambah banyak.

Menyedot ingus
Adanya peradangan atau infeksi pada sinus yang masih awal umumnya sukar didiagnosis hanya dengan memeriksa fisik belaka. Sinusitis baru bisa terdeteksi apabila dilakukan foto rontgen pada sinus (wajah). Bila ternyata sudah mulai ada sinusitis, dari foto rongga sinus mulai tampak "buram".

Selagi masih di awal-awal bila ada pilek yang berkelanjutan, segera konsultasi ke dokter, agar sinusitis bisa diredakan.

Apabila penyakit sinusitisnya sudah lanjut, pengobatan oral (ditelan) biasanya sudah tak lagi mempan. Maka tak ada pilihan, selain melakukan tindakan operasi. Caranya dengan menyedot ingus kental yang terjebak di dalam rongga sinus.

Seperti yang dijelaskan di atas, jangan biarkan pilek berlama-lama dan waspadai jika geraham atas terinfeksi. Lekas ditambal bila geraham atas bolong, atau segera dicabut bila ada sisa akar gigi. Karena keduanya sumber penyebab sinusitis.