Solusi Pintar Atasi Mabuk Perjalanan

Saat liburan adalah momen yang sangat menyenangkan bersama keluarga. Tapi, apa yang terjadi jika anak mabuk dan kehilangan keceriaan?

Menurut Dr. Handrawan Nadesul tidak semua anak berpotensi mabuk perjalanan. Gangguan mabuk perjalanan memang diwariskan atau karena faktor genetik. Mabuk kendaraan dikarenakan adanya daerah lymbic system di otak yang peka terhadap keadaan kendaraan seperti gelombang air laut dan goncangan di darat.
Mabuk kendaraan dapat dihindari dengan memperhatikan hal berikut:

Sebelum melakukan perjalanan dibutuhkan menu sarapan khusus. Diusahakan jarak waktu sarapan dengan waktu perjalanan jangan terlalu dekat dan porsi makan yang diberikan pada anak juga harus pas. Siapkan obat antimabuk selama perjalanan, termasuk bekal minuman. Jika ada minuman elektrolit (oralit) tentu lebih baik agar anak tak terlanjur dehidrasi.

Ketika dalam perjalanan usahakan duduk di mobil dengan posisi mata sejajar dengan horison. Hindari melihat sisi jalan karena kelebatan pepohonan dan tiang listrik dapat merangsang munculnya rasa mabuk. Siapkan kantong plastik sekiranya kejadian serangan mabuk tak tertahankan dan biarkan anak tertidur setelah muntah-muntah.

Yang perlu diperhatikan lagi saat anak muntah adalah mengganti cairan yang telah terbuang. Minta anak untuk meminum air putih hangat sedikit demi sedikit namun sering. Setelah muntah pastinya akan ada rasa tidak enak pada ulu hati, untuk itu jangan berikan makanan terlebih dahulu hingga mual pada anak hilang.
Meminum obat anti mabuk sebelum perjalanan dapat menekan pusat mabuk di otak. Sehingga, dapat menempuh perjalanan dengan nyaman, tanpa diganggu rasa mabuk dan muntah muntah.

Share artikel ini:

Artikel Terkait