The Soup

The Soup, mencoba menawarkan alternatif rasa di antara banyak pilihan resto di dalam pusat perbelanjaan Plaza Indonesia.  Ditilik dari namanya, resto ini memang sangat mengandalkan hidangan sup dan pastinya dengan resep asli. Bukan sembarang sup, tapi ragam sup yang dibuat dengan rempah dan bahan makanan  khusus untuk kesehatan Anda. Selain nikmat karena disajikan panas, sup rempah juga memberi khasiat lebih dibanding hidangan lain yang sering kita temui seperti sup ayam jagung ataupun hisit (sirip ikan hiu).

Sepertinya Anda akan mengalami sensasi unik tanpa harus merasa bersalah sewaktu bersantap, khususnya bagi yang harus bersusah payah berpantang demi kesehatan. Sup herbal (rempah) diperuntukan bagi segala usia yang ingin mencapai tujuan kesehatan tertentu. Jadi jika saja stamina Anda kurang prima, nikmati saja tim waisan dan akar ginseng, walau untuk sendok pertama mungkin agak sulit dinikmati. Tapi tidak ada obat yang manis dan tentu saja ini bukan obat apalagi jamu; maka khasiatnya pun dijamin mengalahkan rasa enggan Anda.

Dengan datangnya musim hujan, sepertinya udara dingin menjadikan saya memilih beberapa hidangan dari resto The Soup, agar badan jadi lebih hangat dan nyaman. Tidak usah banyak jenis, cukup beberapa andalan yaitu nasi olive (zaitun), brokoli jamur, tenderloin lada garam dan ayam samsui.

Pilihan saya yang terakhir ini adalah hidangan yang harus dicoba dengan pilihan porsi setengah atau satu ekor ayam. Hidangan tradisional ini disajikan dengan jahe dan daun selada. Bungkus sepotong daging ayam  dengan daun selada dan bubuhi dengan jahe, lalu hidangan siap disantap. Badan yang sudah hangat karena sirkulasi darah yang baik, bertambah cepat karena hangatnya jahe, selain kelezatan ayam yang dikukus dengan bumbu asli ini. Jangan terpengaruh oleh kesederhanaan tampilan dan warna pucat dari hidangan ini. Setelah beberapa potong saya habiskan, dapat disimpulkan masakan ini begitu rendah hati, layaknya hidangan rumah dari seorang ibu kepada keluarga di rumah.

Dibanding dengan interior dari beberapa resto sejenis, The Soup tampil sederhana. Dengan mengusung konsep rumah tradisional Cina dan hidangannya, resto ini tetap mampu menawarkan banyak ragam hidangan yang lezat dan sehat. Hanya saja untuk catatan, datanglah sebelum jam makan berlangsung agar mendapat kursi lowong karena tidak banyak tempat tersedia di dalam resto yang sekilas menyerupai bagian teras sebuah rumah khas Cina.

Hidangan lain yang sempat saya nikmati adalah brokoli jamur dan tenderloin, keduanya saling melengkapi. Brokoli segar ditumis ringan dengan tambahan jamur, tampil seperti yang diharapkan dengan sedikit rasa manis khas sayuran hijau. Sedang tenderloin yang empuk sedikit mengagetkan karena rasa garam yang asin ternyata juga menyimpan rasa pedas ketika disantap dalam mulut..... Aahh, sangat pas untuk suasana yang mendung ini. Apalagi, keduanya dibarengi dengan nasi olive hangat yang unik. Jadilah menu ini pengimbang yang sepadan untuk mendapat citarasa tradisional a la rumahan yang lezat.

Dengan hampir seratus jenis hidangan, menu di sini kebanyakan memang dimasak dengan sedikit minyak atau dikukus. Pilihan pun cukup beragam mulai dari daging ayam, ikan, atau malah rusa yang diimpor dari luar Indonesia. Kebanyakan hidangan memang punya beberapa ukuran porsi. Namun sebaiknya memang tidak bersantap solo karena bersantap bersama memungkinkan Anda mencicipi beberapa hidangan sekaligus. Resto yang berpusat di Singapura ini memiliki jurumasak asli dari negeri Tiongkok, jadi semua hidangan pasti lezat. Dan yang lebih penting ialah halal. Jangan khawatir juga mengenai biaya, The Soup sudah memikirkannya, rentang harga untuk tiap orang ialah Rp 85.000 – 100.000 untuk satu kali makan termasuk minuman. Jadi tunggu apa lagi?

Restaurant remarks:
Food/makanan        :    4/5
Value/harga makanan     :    4/5
Ambience/suasana    :    3/5
Service/layanan        :    3/5

Share artikel ini:

Artikel Terkait