Alternatif Company Outing

Berkumpul bersama rekan-rekan kerja di luar kantor dalam suasana santai menjadi momen yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahun. Apalagi bila outing tersebut menyertakan keluarga, hingga Anda makin mengenal keluarga masing-masing.

Dahulu, kegiatan yang dilakukan saat company outing amat terbatas. Biasanya hanya diisi dengan pergi ke tempat wisata lalu makan dan beraktivitas bersama. Beberapa tahun belakangan, kegiatan outbound sempat sangat populer karena kegiatan-kegiatannya dianggap lebih terkoordinasi dan memberi manfaat yang lebih besar. Namun belakangan, banyak perusahaan yang mencari alternatif kegiatan selain yang biasa dilakukan tersebut, tentunya dengan alasan agar tidak menimbulkan kebosanan dan memberi kepuasan lebih bagi para pegawainya.

Aletta Leswara, pengelola The Explorers (Company Outing and Family Gathering Enrichment Activities) menyarankan untuk menentukan lebih dahulu apa yang menjadi tujuan company outing, sebelum memilih kegiatan. “Outbound misalnya, akan lebih sesuai bila perusahaan memiliki masalah yang terkait dengan sikap atau performa pegawainya, dan ingin membangun suatu karakter atau sikap tertentu. Misalnya meningkatkan team work, mempertinggi kinerja sales, dan lain-lain. Jika tujuannya hanya untuk fun, kegiatan outbond justru membuat orang merasa terbebani,” paparnya.

Menurut Aletta lebih lanjut, pilihan aktivitas yang ditawarkan untuk company outing saat ini sebenarnya cukup beragam, asalkan perusahaan mau mengeksplorasi dan mendiskusikannya dengan pengelola program. Beberapa alternatif yang bisa dipilih antara lain:

  • Wisata Alam
    Sebaliknya bila mayoritas pegawai adalah pria, maka kegiatan di alam biasanya banyak disukai. “Menjelajahi dan beraktivitas di Kepulauan Seribu dapat menjadi pilihan. Di beberapa pulau Anda dapat menikmati aktivitas atau olahraga air seperti main jet ski atau banana boat, mengunjungi penangkaran penyu, menjelajahi hutan bakau, atau berkunjung ke pulau-pulau sekitarnya,” jelas Aletta.
  • Berlomba Ala Amazing Race
    Bila waktu dan budget memungkinkan, acara outing bisa dibuat menjadi lebih seru dengan menyelanggarakan games ala reality show populer, The Amazing Race. Menurut Aletta, dalam aktivitas ini peserta dibagi menjadi beberapa kelompok –bisa per keluarga atau per departemen sesuai besarnya perusahaan—yang kemudian diberi petunjuk dan tugas di beberapa pos. Supaya lebih menarik tentu saja lokasi dan tugas yang harus dilakukan perlu dirancang dengan baik. Bila budget memungkinkan, lokasinya dapat berpindah-pindah. Namun bila tidak, bisa juga dilakukan di satu lokasi. “Kami pernah merancang untuk melakukannya di beberapa tempat di Bali. Berangkat dari hotel, para peserta mengendarai mobil sewaan untuk mencari dan menuju ke lokasi yang kami tentukan yaitu Pura Gunung Kawi. Setelah sampai di sana dan menyelesaikan tugas yang diberikan, mereka diberi petunjuk untuk pergi ke tempat berikutnya untuk naik unta, dan seterusnya. Seru dan tidak biasa, sehingga peserta pun antusias,” kisah Aletta.
  • Wisata Belanja
    Aktivitas ini biasanya disukai dan sesuai bagi perusahaan yang mayoritas pegawainya adalah perempuan, yang notabene selalu menyukai aktivitas belanja. Agar suasana berbeda, bisa pilih kota-kota terdekat yang memang dikenal akan wisata belanjanya. Misalnya berburu tas di Bogor atau menjelajahi factory outlet di Bandung. Bisa jadi setelah selesai company outing kemudian dilanjutkan dengna wisata belanja.
  • Melakukan sesuatu untuk sesame
    Jika ingin company outing punya nilai lebih berkaitan dengan misi sosial, kenapa tak melakukan kegiatan yang menyenangkan sekaligus berguna bagi orang lain? Misalnya saja piknik dan barbeque dilanjutkan dengan melakukan penanaman pohon, atau kunjungan ke sentra kerajinan tangan atau pertanian, lalu membeli hasil karya dan hasil pertanian.

(PT. Nestlé Indonesia bekerja sama dengan www.hersmagz.com)

Share artikel ini:

Artikel Terkait