Cari Peluang Lewat Jejaring

Memiliki networking  luas tak hanya bisa memuluskan pergaulan di dunia kerja. Tapi juga membuka peluang menjanjikan bagi Anda yang sedang mencari tantangan karier di lahan baru. Bagaimana cara memanfaatkannya?

· Hirup udara segar
Dalam buku Jadi Nomor Satu: Terdepan di Era Persaingan, Eileen Rachman--Direktur Experd, lembaga konsultasi pengembangan SDM mengatakan bahwa keluwesan bergaul adalah kunci utama mengembangkan jaringan. Jangan terlalu banyak tenggelam di belakang meja kerja. Sesekali hirup udara segar di luar sana. Temui orang-orang yang mempunyai potensi tinggi untuk memajukan karier Anda. Jangan lupa bekali diri dengan informasi tentang orang yang akan Anda temui agar percakapan berjalan lancar.

· Cari Informasi
Jika Anda sudah cukup akrab dengan ‘orang dalam’ perusahaan yang Anda incar. Ajak dia makan siang bareng dan kembangkan obrolan mengenai lingkungan kerja di tempat kerjanya. Setelah itu, selidiki apakah ada lowongan pekerjaan di sana. Jika iya, tanyakan bagian mana yang saat ini sedang membutuhkan karyawan baru. Siapa tahu, jabatan yang lowong adalah posisi idaman Anda.
 
· Jadi humas untuk diri sendiri
Langkah ini penting agar orang lain tahu kemampuan dan prestasi Anda. Sebarkan sedikit informasi tentang Anda saat bertemu relasi baru. Caranya, ceritakan sekelumit kisah sukses Anda. Lakukan secara proporsional. Jauhi sikap menyombongkan diri. Cerita sukses akan memberi kesan kalau Anda antusias dan cinta pada pekerjaan. Jika Anda pernah menghadapi masalah dalam kerja, hindari godaan untuk bercerita pada orang yang tak begitu Anda kenal.
 
· Berbagi hal menyenangkan
Buatlah agar mereka senang dan merasa nyaman bekerja sama dengan Anda. Bila seorang klien mengirim kartu ucapan terima kasih untuk tim kerja, kirim salinannya kepada anggota tim kerja dan atasan Anda. Hal yang sama perlu Anda lakukan saat ada rekan lain yang berhasil menggamit klien baru. Kirim kartu berisi ucapan selamat, maka mereka akan tetap mengingat Anda sebagai kolega kerja yang simpatik.
 
· Pilih relasi yang tepat
Saat butuh sesuatu Anda harus tahu kemana mencari bantuan. Pikirkan tujuan yang ingin Anda capai. Setelah itu buka daftar jejaring Anda. Pilihlah relasi yang tepat yang bisa memberi hasil cepat. Jika relasi tak bisa memberi solusi instan, Anda harus sedikit bersabar.  Tunggu beberapa waktu. Setelah lewat dua minggu, tak ada salahnya kembali mengontak rekan Anda lagi untuk melakukan follow up. Jika tetap tidak ada informasi baru? Ucapkan terima kasih dan segeralah beralih ke orang lain.
 
· Jadi pendengar yang baik
Pertama kali Anda bertemu dengan klien cobalah untuk pasang telinga baik-baik. Jadilah pendengar yang baik. Waktu berbicara, perhatikan isi pembicaraannya, dengarkan dengan sabar, jangan sampai terlihat Anda sedang ‘menunggu giliran’ untuk berbicara. Biarkan ada sedikit jeda untuk menanggapi lawan bicara. Makin banyak Anda bisa membuat relasi bicara, makin banyak informasi yang Anda dapatkan.
 
· Bergabung dalam berbagai kegiatan
Banyak perkumpulan, organisasi, atau klub profesional yang didirikan dengan tujuan untuk membangun jaringan. Agar jaringan Anda semakin mantap, cobalah bergabung di salah satu perkumpulan yang paling sesuai dengan Anda. Bisa organisasi profesional atau sosial lainnya. Jangan lupa, ikutilah kursus, pelatihan profesional atau milis di internet.
  
· Etika menolak tawaran
Bila tawaran pekerjaan yang Anda terima tidak sesuai keinginan, ungkapkan dengan jelas sejauh mana Anda meminati tawaran tersebut. Bila Anda sama sekali tidak berminat pada posisi tersebut, tolak tawaran dengan santun sambil mengucapkan terima kasih dan mengajukan alasan yang masuk di akal.  Bila Anda ragu minta waktu untuk memikirkan tawaran tersebut dengan memberi batas waktu yang jelas; kapan dan melalui apa Anda akan memberi kabar. Bila Anda berminat menjajakinya, tanyakan langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait