Manajemen Stress Saat Bekerja

Tak bisa dipungkiri bahwa kantor itu terkadang punya fungsi ganda. Terkadang menjadi sumber solusi, tetapi terkadang menjadi sumber masalah. Stres adalah satu dari sekian masalah itu.

Stres di kantor  pada dasarnya bisa dibedakan menjadi dua, yaitu stres mental dan stres kerja. Stres mental adalah stres yang pengertiannya sudah kita kenal selama ini. Ada ketegangan (tension) dalam diri karena datangnya stressor.

Sedangkan stres kerja (job-stress) adalah stres yang diakibatkan oleh adanya kesenjangan atau ketidakseimbangan antara kemampuan dan beban kerja. Misalnya kita harus menyelesaikan target yang terlalu tinggi atau tugas yang terlalu berat.  

Baik stres kerja atau stres mental terkadang sulit dihindari. Karena itu, yang diperlukan adalah meningkatkan kemampuan dalam mengelolanya. Kemampuan ini bisa ditingkatkan melalui berbagai cara, dari yang paling sederhana sampai ke yang paling fundamental.

Sederhana maksudnya hasil yang kita dapatkan sebatas berupa terbebas dari ketegangan di batin. Sedangkan fundamental maksudnya langkah kita itu menghasilkan kemajuan dan keterbebasan dari tegangan.

Yang termasuk sederhana misalnya relaksasi, entah secara mental dengan mengendurkan tegangan atau spiritual dengan berdoa atau beribadah, atau rekreasi dengan jalan-jalan.

Ekspresi juga bisa menjadi cara mengelola stres, dengan mengeluarkan perasaan yang membebani di batin kita ke seorang teman atau atasan. Jika ditambah dengan saling berbagi pengalaman dan masukan, ini juga bisa mengubah keadaan.

Cara lain adalah menghindari / mengantisipasi hal-hal yang kalau kita lakukan akan mengundang stressor, misalnya mengulur janji, melanggar disiplin, atau menunda-nunda pekerjaan.

Yang perlu kita lakukan lagi adalah menempuh cara yang fundamental, yaitu menggunakan stressor, entah apapun bentuknya, sebagai pemicu untuk meningkatkan diri, dalam berbagai bentuk.

Gunakan stressor untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan. Gunakan stressor untuk meningkatkan standar prestasi atau keahlian. Gunakan stressor untuk memperkuat keteguhan batin. Dan lain-lain.

Intinya, kita bisa melakukan cara dengan menghindari atau mengelola atau dengan cara melawan dengan mengolah atau mengalahkan. Semoga bermanfaat.

 

* lifeskill facilitator, penulis dan learning counselor

Share artikel ini:

Artikel Terkait