Tips Membuat Bento Sebagai Bekal Makanan Bergizi untuk si Kecil

Saat si Kecil mulai bersekolah, ia membutuhkan asupan bergizi lengkap seimbang untuk mendukung aktivitasnya yang semakin padat dan mendukung perkembangan kognitifnya saat ia belajar. Bekal yang Ibu siapkan baginya dapat membantu memastikan ia tetap bisa menikmati makanan bergizi walau ia sedang tidak di rumah bersama Ibu. Namun, seringkali Ibu mendapati bekal yang Ibu bawakan masih tersisa atau hanya disentuh sedikit saja oleh si Kecil. Membuat kotak makan ala bento bisa menjadi trik agar si Kecil semangat menghabiskan bekalnya lho, Bu. Tertarik untuk membuatnya? Simak caranya di bawah ini, yuk!

  • Tak perlu menu Jepang

Bento memang berasal dari Jepang, tetapi bukan berarti menu yang perlu Ibu siapkan untuk membuat bento harus menu Jepang. Ibu bisa memilih menu apa saja yang disukai si Kecil untuk membuat bento. Yang terpenting adalah menu makanan bergizi dan bagaimana Ibu menatanya di dalam kotak makan sehingga tampak menarik, sehingga si Kecil bersemangat memakannya.

  • Gizi seimbang dalam satu kotak

Membuat bento bukan sekadar memasukkan makanan apa saja ke dalam kotak makan. Isi kotak bento dengan makanan bergizi yang meliputi karbohidrat (nasi, pasta atau roti), protein (daging sapi, daging ayam atau ikan) dan serat (sayur dan buah). Menyusun menu satu minggu sebelumnya akan memudahkan Ibu dalam berbelanja dan menyiapkan kotak bento.

  • Warna-warni ceria

Ibu bisa membuat kotak bento terlihat semakin menarik dengan memilih bahan makanan dengan aneka warna. Warna hijau bisa didapat dari brokoli, kacang polong dan sayuran hijau lainnya. Warna merah bisa didapat dari tomat ceri dan buah stroberi. Warna kuning bisa didapat dari jagung atau paprika sementara warna oranye bisa didapat dari wortel atau labu. Ada banyak bahan makanan lain yang bisa Ibu pilih. Semakin banyak warna yang ada di dalam kotak bento, tentu semakin beragam vitamin yang didapat si Kecil.

  • Memilih kotak bento

Ketika memilih kotak makan untuk bento, pilihlah yang ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu dalam. Kotak bento perlu diisi hingga padat, supaya isinya tidak mudah bergeser. Ibu bisa memanfaatkan wadah-wadah kecil untuk memisahkan lauk atau buah di dalam kotak bento. Pilihlah wadah yang terbuat dari bahan silicon yang tidak kaku untuk memudahkan Ibu menyusun makanan di dalam kotak.

  • Buat nasi kepal aneka bentuk

Jika Ibu ingin membuat nasi kepal menjadi aneka bentuk, bungkus nasi dengan plastik cling wrap dan bentuk sesuai keinginan Ibu. Sebaiknya lakukan selagi nasi masih panas sehingga nasi tidak mudah berantakan ketika plastik dibuka. Kemudian, hiasi nasi kepal sehingga menyerupai wajah, hewan atau bentuk lucu lainnya. Rumput laut lembaran (nori) bisa Ibu gunting untuk dijadikan mata atau rambut. Sementara wortel, keju lembaran, dan telur dadar bisa dicetak menjadi aneka bentuk seperti hati, bintang, pita dan sebagainya.

  • Gunakan perekat yang aman

Terkadang Ibu perlu ‘perekat’ ketika meletakkan bahan makanan yang sudah dicetak tadi ke atas nasi atau roti. Gunakan saja kecap manis, madu, mayones atau saus tomat untuk merekatkanya. Stik spageti juga bisa digunakan untuk memasang jenis bahan makanan yang agak tebal, misalnya saat memasang bunga dari wortel ke atas nasi. Stik spageti akan dengan mudah menyerap air di dalam nasi dan menjadi lunak, sehingg tidak berbahaya bagi si Kecil.

  • Berbelanja alat-alat bento

Beberapa alat seperti cetakan aneka bentuk memang bisa dibeli dan akan memudahkan Ibu saat membuat bento, tetapi jangan terburu-buru membelinya, selama Ibu bisa memanfaatkan apa yang sudah tersedia di rumah.

Ketika menyiapkan bento, jangan lupa untuk mengajak si Kecil berdiskusi ya, Bu. Tanya menu apa yang ia inginkan atau apakah ia ingin bentuk tertentu untuk bekal bentonya. Dengan melibatkan si Kecil, ia akan semakin bersemangat menghabiskan bekal bentonya. Selamat mencoba Ibu! 

Share artikel ini:

Artikel Terkait