Tips Menyiapkan Menu Berbuka Puasa yang Tepat

Tahukah Bu, tubuh kita tetap membutuhkan asupan gizi yang sama dengan hari-hari lainnya saat bulan Ramadhan? Namun, jika di hari-hari biasa proses pemenuhan zat gizi dilakukan secara bertahap melalui sarapan, makan siang dan makan malam, maka di bulan Ramadhan yang berbeda adalah pembagian waktunya. Menu buka puasa, makan malam dan menu sahur tentu perlu disiapkan dengan baik agar dapat memenuhi kebutuhan gizi harian Ibu dan keluarga.

Memang, sering kali kita ‘lapar mata’ saat menyiapkan menu buka puasa. Padahal, buka puasa seharusnya bukan untuk ‘balas dendam’ setelah menahan lapar dan haus, tetapi untuk memberi gizi kepada tubuh sehabis berpuasa seharian. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan untuk menyiapkan menu buka puasa yang sehat bagi keluarga di rumah.

  1. Berbuka dengan yang manis, dengan tujuan memberi asupan glukosa bagi tubuh agar kadar gula darah yang turun saat berpuasa menjadi normal kembali. Gula alami dari buah-buahan tentu merupakan pilihan yang baik, dan yang umum disantap saat berbuka puasa adalah buah kurma. Selain kaya akan gula alami, kurma juga tinggi kandungan seratnya. Walau tentunya Ibu tetap bisa menghidangkan buah-buahan lainnya sebagai bagian dari menu buka puasa.
     
  2. Konsumsi air putih saat berbuka agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Selain air putih, air kelapa, jus dan susu juga bisa menjadi pilihan. Hindari konsumsi sirup yang terlalu banyak agar konsumsi gula tidak menjadi berlebihan.
     
  3. Hindari minuman dingin yang menggunakan es dalam menu buka puasa. Menurut Prof. Dr. Made Astawan, Ahli Teknologi Pangan dan Gizi IPB, dalam Kompas.com, es dapat menahan rasa lapar sehingga perut terasa kenyang saat seharusnya kita menyantap makanan yang bergizi untuk memulihkan stamina dan memenuhi kebutuhan tubuh.
     
  4. Hindari makanan berat sebagai menu buka puasa karena akan membebani kerja lambung yang beristirahat selama kita berpuasa. Makan berat, atau makan malam, bisa disantap 30 menit sampai 1 jam setelah berbuka puasa. Pastikan ada jeda antara waktu berbuka dan makan malam. Selain itu, kunyah makanan dengan baik untuk mengurangi kerja lambung.
     
  5. Pilih menu yang sehat sebagai makan malam. Lagi-lagi, jangan berlebihan saat makan malam setelah berpuasa. Tetap makan dengan menu seimbang dan pilih sumber pangan yang menyehatkan bagi tubuh. Karena saat kita berpuasa asupan gizi tetap sama, hanya jadwal makannya saja yang berubah.

Menu buka puasa yang sederhana tetapi dapat memberikan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa seharian tentu lebih baik, daripada makan berlebihan namun belum tentu mengandung gizi yang baik. Di bulan Ramadhan ini, yuk cermat dalam menyiapkan menu sehat bagi keluarga tercinta. Ibu bisa mengunjungi kumpulan resep dari Sahabat Nestle untuk mendapatkan berbagai resep sehat dan praktis yang tentu disukai oleh keluarga.

Share artikel ini:

Artikel Terkait