5 Kiat Membiasakan Pola Makan Sehat Pada Anak

Anak-anak di usia keemasannya butuh makanan untuk menunjang pertumbuhannya. Sangat penting bagi ibu untuk selalu mempersiapkan makanan sehat yang akan membuat perkembangan si kecil agar optimal.

Tapi terkadang, si kecil lebih menyukai makanan-makanan yang cenderung tidak sehat. Tapi jangan panik, bu. Karena kebiasaan mengonsumsi makanan sehat bisa dijadikan kebiasaan. Ini taktiknya.

1. Persiapkan dari jauh-jauh hari.
Strategi untuk membiasakan anak-anak mengonsumsi makanan sehat akan lebih baik jika dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Dengan ini, Ibu bisa menyediakan bahan makanan yang tepat serta kombinasi menu yang beragam. Jangan sampai anak malah bosan dan malas makan karena hanya itu-itu saja menunya.

Pastikan Anda menyusun menu yang seimbang dari mulai sarapan, snack, hingga makan malam. Dokter spesialis anak asal Inggris, Austin Perimutter juga mengungkapkan, bahwa jadwal makan yang tepat dan teratur juga tak kalah penting. Karena akan membuat anak terbiasa makan di jam-jam yang sesuai, sehingga pencernaannya pun makin sehat. Oleh karena itu, hindari mempersiapkan makan anak secara terburu-buru atau mendadak.

2. Makan di luar boleh saja, asal…
Ini masih sama dengan poin sebelumnya, intinya adalah persiapan. Membiasakan pola makan sehat bukan berarti Ibu dan keluarga harus selalu makan di rumah. Makan di luar untuk refreshing sesekali sangat dianjurkan. Akan tetapi, pastikan Ibu sudah mengetahui lebih dulu menu-menu yang ada di resto pilihan.

Biasakan juga untuk memberi pilihan 2 sampai tiga menu untuk anak. Hal ini untuk menghindari si kecil memilih menu yang kurang sehat.

Baca Juga : Kiat Makan Sehat di Luar Rumah


3. Libatkan anak secara langsung
Melibatkan anak dalam mempersiapkan makanan sehat akan membuat mereka belajar soal pola hidup sehat. Ajak anak dari mulai berbelanja bahan makanan. Jelaskan padanya mengapa sayur dan buah adalah makanan yang harus di santap, dan permen bukanlah makanan yang sehat. Hal ini akan membuat anak lebih ingat soal makanan sehat.


Tak berhenti sampai di situ, Ibu juga bisa melibatkan anak saat memasak. Ini akan mengajarkan mereka mengenai proses mengolah makanan yang lebih sehat. Ilmu ini akan terus terekam di otak anak hingga ia dewasa nanti. Gaya hidup sehat pun akan menjadi kebiasaannya.

4. Snack sehat VS Snack favorit
Tak perlu diragukan lagi, Ibu memang harus selalu menyediakan snack sehat untuk anak. Tapi jangan juga membuat anak ‘ngidam’ snack kegemarannya. Ini justru berbahaya, karena bisa jadi mereka malah makan berbagai snack jika di luar pengawasan Ibu. Lebih baik siapkan berbagai biskuit dan cokelat yang disukai anak, agar ia bisa memakannya sesekali. Tapi pastikan biskuit atau cokelat pilihan Ibu mengandung bahan-bahan yang sehat dan gula yang sedikit. Permen tetap tidak disarankan. Pilihan lainnya adalah cereal-cereal sehat seperti Nestlé HONEY Stars dan Nestlé KOKO KRUNCH​ yang pasti disukai si Kecil.

Baca Juga : Dampak Positif Makan Sehat


5. Jadi contoh
Segala usaha di atas tak akan berguna jika Ibu tetap menyantap menu-menu tak sehat di depan anak. Menjadi contoh sangatlah penting, karena si kecil akan meniru apa yang dilakukan orangtuanya. Jadi, mulailah pola makan sehat dari diri sendiri ya, bu!

Selamat mencoba!

Share artikel ini:

Artikel Terkait