6 Cara Mudah Mengurangi Sampah Plastik dalam Aktivitas Si Kecil

be04500252c0bd7adccacab087b8941e9e5ca1a5.jpeg

Sadar atau tidak, selama ini kita banyak sekali menggunakan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas si Kecil agar praktis dan mudah. Padahal, penggunaan plastik sekali pakai berdampak pada masalah lingkungan di seluruh dunia. Yuk, mulai bergerak mengubah kebiasaan hidup kita dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sehingga kita bisa turut mengurangi sampah plastik dalam upaya mencintai dan menjaga bumi kita. Berikut ini beberapa cara mudah yang dapat Ibu dan si Kecil lakukan untuk mengurangi sampah plastik dalam aktivitas sehari-hari si Kecil.

 

  1. Menggunakan sedotan yang dapat dipakai ulang

Sekarang ini sudah banyak dijual sedotan yang bisa dipakai ulang. Bahannya pun ada beberapa macam yang dapat dipilih sesuai kebutuhan keluarga Ibu, seperti stainless steel, kaca, dan bambu. Untuk si Kecil sebaiknya Ibu memilih sedotan stainless steel atau bambu saja dan hindari sedotan kaca yang mudah pecah. Biasakan si Kecil untuk membawa sedotannya sendiri di dalam wadah yang mudah disimpan.

 

  1. Membawa botol air minum (tumbler) sendiri

Dengan membawa botol air sendiri, si Kecil dapat dengan mudah mengisi botol dengan air putih dan minuman lainnya dan bisa mengurangi membeli minuman dalam kemasan sebagai upaya pelestarian lingkungan.

 

  1. Membawa sendok dan garpu sendiri

Begitu juga dengan membawa sendok dan garpu sendiri saat bepergian.. Agar lebih praktis, satukan penyimpanan sendok, garpu dan sedotan untuk dibawa si Kecil. Selain menunjukan kecintaan kita terhadap bumi, upaya ini juga menjadi salah satu cara mengontrol kebersihan alat makan, karena Ibu sendiri yang menyiapkan dan mencucinya, sehingga lebih terjamin kebersihannya.

 

  1. Menggunakan wadah dan bungkus re-usable

Daripada membawa makanan dalam kemasan plastic atau membungkus makanan dengan plastik, sebagai gantinya Ibu dapat menggunakan kotak makan, menggunakan kantung kertas sebagai tempat menyimpan, atau membungkus makanan dengan kain berlapis lilin lebah yang kini banyak dijual di pasaran sehingga kita turut .

 

  1. Menggunakan tas atau kantung kain untuk membawa perlengkapan anak

Jika si Kecil butuh membawa sepatu olahraga, buku, atau perlengkapan lainnya Yuk Ibu, mulai beralih dengan menggunakan tas kain atau totebag dengan model berupa tas serut atau tas jinjing kain. Selain lebih aman bagi lingkungan, Ibu pun bisa membuat tas buatan sendiri dengan nama si Kecil sebagai bentuk kasih sayang. Menarik, bukan?

 

Lagi-lagi, sebaiknya kebiasaan ini dimulai sejak usia dini dan dilakukan secara konsisten ya, Bu. Jika sudah terbiasa, hal-hal di atas tidak akan terasa merepotkan dan Ibu serta si Kecil telah berkontribusi menjaga kelestarian bumi adalah tanggung jawab.