Ajang Pengenalan Label Nutrisi Pada Jam Makan Siang

Mengenalkan label nutrisi pada anak bisa dilakukan dimana saja dan kapanpun berada. Tak harus selalu dalam kondisi belajar resmi, Anda juga bisa mengajarkan pada anak tentang cara mudah memahami label nutrisi pada jam makan siang. Aneka makanan kemasan yang dijual di kantin sekolah bisa menjadi sarana atau media untuk membaca label nutrisi di sela-sela waktu istirahat sekolah. Lebih lengkapnya dapat Anda simak dalam ulasan berikut ini.

Susu kemasan

Bermodalkan keahlian membaca label nutrisi di rumah, doronglah anak untuk mengasah terus kemampuannya dengan membaca beberapa label nutrisi di sekolah. Anda bisa menyuruh si kecil membaca label susu kemasan yang ada di kantin sekolah. Dengan memahami makna label nutrisi si kecil dapat menentukan mana minuman yang sehat untuk melengkapi bekal makan siangnya.

Biskuit

Kantin sekolah pastinya menjual beragam makanan kemasan, seperti biskuit favorit si kecil. Beritahu si kecil untuk main tebak-tebakan mana yang menunjukkan kandungan gula dengan teman-temannya. Sembari makan siang, kemampuan membaca label nutrisi anak dapat terus berkembang. Atau, bisa juga Anda memberikan bekal biskuit kemasan dalam kotak makan siangnya.

Roti

Bila Anda terlalu sibuk dan tak sempat menyiapkan bekal untuk makan siang anak di sekolah, berikan sajian roti di dalamnya. Anda dapat memilih sandwich kemasan yang sudah banyak dijual di supermarket. Jika ingin beragam rasa, dapat Anda belikan roti dengan beragam selai favoritnya. Sebelum membuka, ingatkan si kecil untuk melihat dan membaca berapa jumlah gizi yang ada dalam masing-masing kemasan roti itu.

Biar lebih semarak, mintalah buah hati Anda membacakan label nutrisi tersebut kepada teman atau bahkan gurunya. Selain akan membuatnya lebih fasih dalam membaca label nutrisi, anak Anda juga akan dikagumi oleh guru dan teman-temannya. Dari sini, Anda tentu bisa paham bahwa proses belajar bisa dilakukan dengan cara yang lebih menyenangkan. Kelak, Anda tidak perlu lagi mengkhawatirkan si kecil. Sebab, dia sudah bisa menerapkan konsep hidup sehat, utamanya dalam memilih makanan dan minuman kemasan yang sehat sesuai label nutrisi.

Share artikel ini:

Artikel Terkait