©shutterstock

Apa Yang Perlu Dipikirkan Saat Ingin Menambah Momongan?

Si kecil sudah mulai menanyakan kapan punya adik? Wah... sepertinya Anda harus menyiapkan jawaban yang pas nih, jangan sampai dia merasa kecewa.

Punya momongan baru berarti menambah jumlah anggota keluarga. Suasana pasti akan semakin ramai dan ceria. Kehadiran sosok bayi baru seringkali menjadi hal yang paling dinantikan oleh keluarga karena si kecil sudah tumbuh besar dan mulai tidak suka diatur-atur. Well, meskipun begitu ada hal-hal yang perlu dipikirkan lagi sebelum menambah momongan. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

Pertimbangkan usia si kecil

Perbedaan usia antara si kecil dan adiknya adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Jika usianya baru menginjak 2 tahun, lebih baik tunggu dulu sampai dia menginjak usia sekolah. Karena di usia ini si kecil sudah mengerti betapa pentingnya melindungi saudara dan bisa dipercaya untuk menjaga adiknya ketika ditinggal memasak.

Kesiapan Anda

Selain usia, mental Anda sebagai orang tua juga harus dipikirkan. Ada beberapa ibu yang merasa trauma dengan kelahiran anak pertamanya sehingga belum mau menambah momongan baru. Namun ada juga yang merasa biasa saja. Jika Anda belum siap jangan memaksakan dulu. Tunggu sampai mental Anda benar-benar mantap sebelum akhirnya mengambil keputusan.

Kesehatan fisik juga menjadi faktor penting ketika ingin menambah momongan baru. Jika tubuh Anda sering sakit-sakitan atau merasa tidak enak, lebih baik tunda dulu. Kesehatan jauh lebih penting karena kalau ngotot bisa-bisa sakitnya mempengaruhi kandungan.

Tentang anak pertama

Terkadang, ketika Anda berniat memberikannya adik, si kecil jadi sangat manja. Hal ini wajar kok, mungkin dia khawatir nantinya kalau punya adik perhatian Anda akan teralihkan. Namun bukan berarti semua keinginannya harus diwujudkan ya. Pilih yang benar-benar dia butuhkan agar tidak sampai menguras anggaran.

Kalau si kecil menawarkan untuk membagi kamarnya, ganti tempat tidurnya dengan yang lebih besar atau tempat tidur susun. Suasananya juga bisa dibuat lebih anak-anak agar nantinya dia bisa merasakan rasanya jadi kakak yang sebenarnya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait