Apakah si Kecil Kecanduan Menggunakan Gadget? Inilah pengaruh bagi perkembangannya!

Gadget memang sudah menjadi bagian dari kehidupan keluarga masa kini. Bahkan si Kecil pun sedikit banyak terpapar oleh penggunaan gadget. Apabila orang tua jaman dulu hanya mencemaskan pengaruh televisi terhadap perkembangan si Kecil, masalah yang dihadapi orang tua masa kini bertambah dengan adanya pengaruh gadget seperti smartphone, tablet, komputer dan perangkat games elektornik.

Sebenarnya, apa sih pengaruh gadget terhadap terhadap perkembangan anak? Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

1.Pengaruh terhadap kualitas tidur

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ben Carter, dosen senior untuk studi Biostatistik di King’s College London, menyebutkan bahwa penggunaan gadget di kamar tidur atau sebelum waktu tidur oleh anak usia 6-19 tahun dapat mengakibatkan berkurangnya waktu tidur, menurunnya kualitas tidur, dan membuat anak mengantuk di siang hari.

Ketika si Kecil menggunakan gadget sebelum tidur, baik untuk menonton video atau bermain games, mereka cenderung kesulitan untuk tidur yang mengakibatkan kantuk ketika beraktivitas keesokan harinya. Penelitian ini menyatakan bahwa konten di dalam gadget dapat menstimulasi anak secara psikologis sehingga mereka tetap terjaga walau sudah mematikan gadget. Apalagi jika si Kecil sudah terpapar dengan penggunaan sosial media. Padahal, si Kecil usia SD masih memerlukan tidur selama 9-10 jam setiap harinya agar proses tumbuh kembangnya dapat berjalan optimal. Dr. Carter juga menyatakan bahwa kurang tidur dapat mempengaruhi selera makan anak, menurunnya imunitas dan menghambat proses belajar si Kecil di sekolah.

2.Pengaruh terhadap kesehatan fisik

Anak-anak kini menggunakan gadget untuk menonton video, bermain dan juga mengerjakan tugas sekolahnya. Menurut U.S. Centers for Disease Control and Prevention, di Amerika anak-anak pada umumnya menghabiskan waktu 8 jam di depan layar gadget setiap harinya. Seringkali mereka begitu terpaku pada layar gadget sehingga tidak memperhatikan postur tubuh juga jarak antara mata dan layar gadget. Padahal menatap layar elektronik terus menerus tentu tidak baik bagi kesehatan mata si Kecil. Pengaruh gadget terhadap si Kecil selain meningkatkan kemungkinan penggunaan kacamata nantinya, juga dapat membuat mata si Kecil kering dan iritasi.

Selain itu, saat menggunakan gadget, biasanya tubuh si Kecil tidak aktif bergerak. Hal ini dapat mengakibatkan obesitas dan berkurangnya stimulasi motorik kasar yang didapat si Kecil.

3.Pengaruh terhadap perkembangan sosial emosional

Sebuah studi yang dilakukan oleh Kaiser Family Foundation di tahun 2010 menyebutkan bahwa di masa sekarang ini anak-anak menghabiskan 7,5 jam setiap harinya berinteraksi dengan gadget dan hanya sedikit interaksi dengan teman sebayanya. Chris Rowan, seorang terapis okupasi, menuliskan dalam artikelnya yang berjudul “Pengaruh Teknologi terhadap Perkembangan Sensori dan Motorik Anak” bahwa anak yang sedang dalam masa pembentukan identitas diri akan kesulitan untuk mengidentitaskan dirinya sebagai karakter di dalam gadget atau sebagai pribadi yang sesungguhnya.

Jika gadget memiliki pengaruh-pengaruh seperti yang disebutkan di atas, sementara perkembangan teknologi sudah menjadikan gadget sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari kita, apa yang dapat Ibu lakukan untuk mencegah poin negatif dari pengaruh gadget terhadap perkembangan anak? Simak tips singkat berikut ini ya, Bu.

  • Batasi waktu penggunaan gadget dengan tegas. Ajak si Kecil diskusi dan buat kesepakatan bersama.
  • Dorong si Kecil untuk beraktivitas di luar ruang.
  • Pastikan si Kecil selalu mendapat waktu tidur yang cukup.
  • Diskusikan dengan anak tata cara penggunaan gadget yang baik, termasuk jarak antara mata dan layar juga postur tubuh yang baik saat duduk.
  • Jangan letakkan komputer di kamar anak, sehingga Ibu selalu bisa mengawasi kegiatan anak di internet.
  • Jangan izinkan anak menggunakan aplikasi yang tidak sesuai dengan usianya, termasuk penggunaan sosial media.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait