Apakah Si Kecil Sudah Siap Sekolah? Perhatikan Tanda-tandanya Berikut Ini

Sebagai orang tua, pasti Ibu akan selalu memberikan yang terbaik untuk si kecil. Salah satunya adalah mempersiapkan pendidikan yang terbaik untuk si kecil.

Banyak pendapat yang mengatakan sebaiknya anak masuk sekolah sejak usia dini, sebab pendidikan usia dini amat penting. Namun banyak beredar pula pendapat lain bahwa si tidak perlu sekolah terlalu dini karena pada usia tersebut, dunia anak adalah dunia bermain.

Perlu Ibu ketahui, bahwa usia tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan bahwa si kecil sudah siap sekolah. Karena masing-masing anak mempunyai karakter, perkembangan dan lingkungan yang berbeda. Banyak aspek dalam kehidupan si kecil yang dapat menjadi penentu apakah seorang anak mampu beradaptasi dengan dunia sekolah secara baik. Aspek-aspek tersebut diantaranya adalah kematangan anak secara emosional, kognisi, sosial, dan motorik, termasuk juga didalamnya adalah stimulasi dari lingkungan.

Oleh karena itu, Ibu harus lebih peka dan cermat dalam mengenali tanda-tanda si kecil siap sekolah. Berikut ini adalah karakteristik atau perilaku yang menunjukkan bahwa si kecil sudah siap untuk masuk dunia sekolah.

 

Muncul minat untuk sekolah

Ibu bisa tanyakan pada si kecil apakah ia ingin sekolah seperti teman dan kakaknya atau tidak. Biarkan si kecil memberikan jawaban polosnya. Bila si kecil menjawab ya, maka segera wujudkan keinginannya. Ibu juga bisa mengikutsertakan si kecil dengan mencoba trial ke sekolah. Namun sebelum itu, cermati dulu apakah keinginannya hanya sementara atau terus menerus.

 

Sudah mandiri

Jika ingin sekolah, maka si kecil harus mandiri. Sebab kemandirian merupakan sesuatu yang sangat penting saat anak berada di sekolah. Untuk menilai apakah si kecil sudah mandiri atau belum adalah dengan melihat apakah ia sudah bisa mengurus dirinya sendiri. Mulai dari tidak selalu bergantung pada orangtua, makan sendiri, memakai pakaian dan sepatu sendiri, ke toilet, hingga tidur tanpa harus ditemani atau dibantu oleh orang lain. Dengan berbekal kemandirian tersebut, Ibu sudah bisa mendaftarkan si kecil ke sekolah. Persiapkan dengan baik, dengan mengasah terus kemandiriannya hingga waktu sekolah tiba.

 

Senang mencoret-coret

Di rumah, si kecil seringkali meminta kertas dan alat tulis kepada Ibu. Ia pun sudah terbiasa menggunakan alat tulis—berupa krayon, pensil warna, ataupun spidol, untuk membuat coretan-coretan tak beraturan di atas kertas atau di dinding. Hal ini juga menunjukkan bahwa si kecil sudah siap sekolah dengan minatnya yang tinggi untuk belajar menulis.

 

Senang dibacakan buku cerita dan banyak merespon

Ketika melihat buku, si kecil sangat tertarik dan meminta Ibu untuk membacakan ceritanya, bahkan tak jarang ia pun berusaha untuk membaca sendiri buku tersebut berdasarkan imajinasinya. Saat Ibu membacakan buku cerita, si kecil pun tertarik. Dengan seksama ia mendengarkan Ibu bercerita, hingga memberikan komentar terkait cerita tersebut. Hal ini juga menunjukkan bahwa si kecil sudah mampu untuk konsentrasi dalam waktu yang cukup lama dan bisa merespon komunikasi dua arah yang dapat memudahkan proses belajarnya kelak.

 

Paham dengan instruksi

Hal yang satu ini sangatlah penting untuk mempertimbangkan kesiapan si kecil untuk bersekolah. Sebab sekolah berkaitan erat dengan segala macam instruksi untuk mengembangkan pola pikir dan kemampuan anak. Jika si kecil sudah bisa memahami dan menjalani instruksi yang Ibu berikan, maka ia pun akan mudah mengikuti pelajaran dan peraturan yang berlaku di sekolah.

 

Mampu bersosialisasi dengan baik

Kegiatan di sekolah seringkali dilakukan bersama-sama atau berkelompok. Oleh karena itu, si kecil harus memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik, karena ia harus bisa berbaur dengan teman-teman sekelasnya. Kemampuan bersosialisasi si kecil bisa dilihat saat si kecil mau berinteraksi dengan orang lain, terlihat ceria bermain dengan anak yang sebaya, tidak egois, mau mengalah, dan lainnya. Bila si kecil sudah pandai bersosialisasi, maka ia tidak akan merasa asing saat harus bergaul dengan teman yang baru dikenalnya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait