©shutterstock

Ayo Ikut Komunitas Berkebun di Sekitar Rumah!

Sejuknya udara di taman memang tak pernah hilang, apalagi bila saat musim bunga tiba semerbak bau wangi pun tak terhindarkan. Taman yang indah seperti itu tak akan terwujud bila tak ada yang menanamnya. Hobi berkebun memang belum banyak yang menggemari. Padahal dari hobi inilah taman yang indah bisa ada wujudnya. Jika Anda suka berkebun dan ingin melibatkan si kecil agar gemar berkebun juga, yuk ajak di gabung dalam komunitas berkebun. Caranya? Ada di bawah ini.

 

Cari tahu komunitasnya

Bagi sebagian ibu berkebun termasuk hobi yang seru untuk dilakukan, karena bisa menikmati bunga yang cantik. Selain itu, manfaat berkebun sendiri bisa merasakan rasanya panen walau hanya sebatas sayuran dan beberapa buah yang mudah ditanam. Biar lebih semarak, carilah komunitas berkebun yang ada di sekitar lingkungan Anda. Komunitas ini dapat membuat kegiatan berkebun menjadi lebih seru dan asyik tentunya.

 

Berkunjung ke komunitas

Setelah Anda mengetahui komunitas berkebun yang ternyata ada di dekat rumah Anda, ajaklah si kecil berkunjung bersama. Biarkan anak melihat-lihat hasil perkebunan yang biasanya turut dipamerkan. Dari situ anak-anak akan mengamati dan muncul minat untuk mulai mencoba berkebun di rumah

 

Awali di rumah

Setelah ada minat dari si kecil, beritahukan kepadanya bahwa untuk bisa bergabung dengan komunitas berkebun si kecil harus gemar berkebun. Sebab, dari berkebun si kecil bisa memiliki hasil panen yang bisa diikutkan untuk pameran perkebunan yang digelar oleh komunitas tersebut. Bantu dia mengawalinya dengan menyiapkan pot, tanah subur atau kompos serta bibit tanaman.

 

Berikan semangat

Biasanya semangat anak saat mengikuti suatu kegiatan naik turun. Suatu ketika si kecil mungkin akan merasa bosan karena tanaman yang dia tanam tak kunjung berbuah maupun berbunga. Berikan semangat kepadanya dengan memberikan edukasi bahwa tumbuhan sama halnya dengan si kecil. Tanaman ini akan tumbuh secara bertahap dan membutuhkan banyak makanan agar bisa tetap tumbuh, sehingga si kecil tak boleh sampai lupa untuk menyiramnya secara rutin.

 

Tak begitu sulit bukan? Yuk langsung ajak si kecil lebih giat untuk berkebun.

Share artikel ini:

Artikel Terkait