Belajar Menulis Huruf Dan Angka Yuk!

Anis 3,5 tahun selalu terbalik apabila disuruh membuat angka 6. Ia akan “ngambek”, menangis, dan tidak mau meneruskan belajarnya, apabila diminta membuat angka 6 yang benar oleh gurunya. Sementara Fani, 3 tahun, selalu terbalik apabila diminta menulis huruf S.

Bisa jadi kejadian ini banyak dialami anak ketika belajar menulis huruf atau angka. Permasalahan ini bisa diatasi dengan cara belajar yang lebih menyenangkan dan metode yang benar.

Dalam mengajari menulis huruf, mulailah dengan huruf kapital. Dan ingat anak-anak senang diajari dengan cara bermain.

Sesuai Kemampuan
Anda tahu kemampuan anak Anda. Jangan memaksakan kehendak padanya. Mengajari diluar kemampuannya akan menyebabkan kegagalan. Sebaliknya, mengajari sesuai kemampuannya akan menuai keberhasilan.

Tentukan Target
Dalam proses mengajari, Anda menentukan kecepatan langkah, kapan anak harus bisa. Namun demikian jangan juga terlalu terburu-buru. Karena Anda mengerjakan suatu “tugas” yang penting untuknya kelak, yaitu kemampuan berkomunikasi, belajar dan bekerja.

Tentukan Standar
Meskipun anak mempunyai kemampuan yang berbeda, namun demikian, orang tua harus mempunyai standar. Artinya anak dalam menuliskan huruf dan angka harus sesuai standar bentuk yang telah ditentukan. Tujuannya untuk membuat kebiasaan yang baik.

Gunakan Metode Yang Melatih Motoriknya
Menulis adalah kegiatan yang melibatkan seluruh kemampuan sensori-motor anak. Gunakan cara-cara yang bisa melatih sensor motorik anak. Misalnya belajar menulis sambil bermain dengan menggunakan potongan kayu yang dapat disusun menjadi huruf.

Jangan Terlalu Lama
Dalam mengajari anak jangan makan waktu terlalu lama. Kadang lima menit cukup. Kegiatan belajar ini jangan sampai membebani anak. Anak menjadi bosan, yang akibatnya anak akan malas diajak belajar lagi nantinya.

Sepakati Bersama
Bila anak belajar menulis tidak dengan satu orang, hendaknya perlu kesepakatan metode dan target antar pengajar. Misalnya Anda telah mengajari di rumah, sebaiknya Anda ceritakan pengalaman dan cara Anda mengajari pada guru di sekolah atau pembimbingnya di tempat bermain. Karena anak perlu metode yang sama dan konsisten. Ini lebih memudahkan anak daripada harus berganti-ganti cara.

Memberi Contoh
Anda harus memberi contoh dengan mempraktekkannya. Anak sering sekali meniru kegiatan orang tua. Ketika menuliskan huruf atau angka demonstrasikan kemampuan Anda berakting. Misalnya: sambil menggunakan mobil-mobilan di papan tulis, “ayo adik naik mobil sama ayah turun ke bawah, naik ke atas lagi, belok, naik gunung, turun, naik lagi turun lagi, jadilah huruf B.” Ucapkan dengan intonasi yang lebih enak.

Mengakrabkan Orang Tua Dan Anakku
Sebaiknya orang tua harus “turun tangan” mengajari. Karena mempunyai manfaat bagi anak dan orang tua. Anak akan semakin dekat dengan orang tua. Anak lebih merasa tenang bila yang mengajari ayah atau ibunya. Dengan motivasi yang selalu diberikan oleh orang tua, anak akan terpacu. Dan terus menerus melakukan perbaikan. Dalam kondisi yang menyenangkan akan memudahkan proses belajarnya.

Semoga berhasil.

Share artikel ini:

Artikel Terkait