Bicara Tentang Menstruasi

Tak terasa, putri kecil Anda kini memasuki usia pra remaja. Tubuhnya pun terus bertumbuh, tidak hanya bertambah tinggi, namun ia pun segera akan memasuki masa akil balik alias pubertas yang ditandai dengan menstruasi. Banyak ibu dan putrinya merasa tak nyaman membicarakan masalah ini, namun sesungguhnya sebagai ibu, penting bagi Anda untuk memberikan informasi yang tepat dan mempersiapkan putri Anda secara mental untuk menghadapi salah satu momen penting dalam hidupnya sebagai wanita.

Berikut beberapa tips untuk membantu putri tercinta menghadapi menstruasi

  • Bicarakan sejak dini. Sebagian besar anak perempuan mulai mengalami menstruasi pada usia 12 atau 13 tahun, tetapi setiap orang berbeda-beda dan bisa terjadi jauh lebih awal dari usia tersebut. Karena itu bicarakan sedini mungkin. Untuk memulai pembicaraan tentang menstruasi, coba tanyakan apa yang ia tahu tentang pubertas, apa yang ingin dia tanyakan, dan berikan klarifikasi seandainya ia memiliki pemahaman yang kurang tepat,
  • Jujur dan ambil inisiatif. Bila anak bertanya lebih dulu, jawab secara jujur dan berikan informasi yang menurut Anda diperlukannya pada saat itu. Sebaliknya bila ia tak kunjung bertanya meski telah memasuki usia pra remaja, Andalah yang harus mengambil inisiatif untuk memulai. Putri Anda memerlukan informasi yang benar tentang perubahan yang terjadi seputar pubertas. Jika ia hanya mendapatkan info dari teman-temannya mungkin saja ia mendapat info yang salah.
  • Jangan terlalu panjang dan serius. Jangan jadikan pembicaraan tentang menstruasi sebagai satu diskusi serius dan menghujaninya dengan banyak detil dalam satu waktu. Bicarakan berbagai aspeknya – misalnya tentang perubahan tubuhnya, kebersihan diri, dll – dalam beberapa kali pembicaraan singkat namun berkelanjutan tentang bagaimana tubuh manusia berfungsi.
  • Jelaskan bahwa setiap orang berbeda, jadi normal saja jika ia mendapat menstruasi sebelum atau setelah teman-temannya. Begitu juga dengan lamanya menstruasi yang dapat bervariasi, namun minta ia memberitahu Anda jika ia mengalami rasa sakit yang sangat dan menstruasinya lebih lama dari 10 hari, karena mungkin Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Meski informasi tentang proses biologis terjadinya menstruasi penting untuk diketahui, banyak anak perempuan yang lebih tertarik tentang informasi praktis sehubungan dengan menstruasi (kapan akan terjadi, bagaimana rasanya, apa yang harus dilakukan, dll). Untuk membantu Anda menjawab pertanyaannya, intip jawabannya berikut ini:

Apa itu menstruasi? Menstruasi berarti tubuh seorang gadis telah cukup matang untuk hamil. Setiap bulan, salah satu indung telur akan melepaskan sel telur, yang disebut dengan ovulasi. Jika ovulasi terjadi dan sel telur telur tidak dibuahi, lapisan dinding rahim akan keluar melalui vagina, dan itulah yang disebut menstruasi

Kapan akan terjadi? Tak ada waktu yang pasti, dan tiap orang berbeda-beda. Namun ada beberapa tanda umum yaitu: biasanya menstruasi dimulai dua tahun setelah payudara mulai tumbuh serta keluarnya cairan putih dari vagina sebulan sebelum menstruasi. Biasanya anak perempuan mengalami menstruasi pertama di usia yang sama dengan sang ibu pertama menstruasi.

Apa yang harus dilakukan? Jelaskan cara memakai pembalut, dan berikan beberapa pilihan yang bisa ia coba hingga ia menemukan produk yang paling pas dan nyaman.

Bagaimana kalau terjadi di sekolah? Ajak ia menyiapkan ‘menstruation pack’ berupa tas kecil berisi pembalut, pakaian dalam ganti, dan plastik untuk membungkus pakaian dalamnya yang ternoda. Bawa selalu dalam tas sekolahnya hingga siap kapan pun diperlukan.

Sakit tidak? Gejala premenstrual syndrome (PMS), seperti mood swing atau kram pada perut bagian bawah mungkin terjadi sebelum setiap siklus menstruasi. Kompres hangat atau obat penghilang rasa sakit dapat mengurangi rasa sakit ini.

Share artikel ini:

Artikel Terkait