Cara Menghias Makanan Bekal Si Kecil Menjadi Bento yang Lucu

Apakah Ibu sering mendapati kotak makan si Kecil dengan makanan tersisa atau bahkan tidak disentuh sama sekali? Padahal, saat si Kecil sudah beraktivitas di sekolah tentu ia memerlukan asupan nutrisi yang baik agar kebutuhan gizi hariannya selalu terpenuhi walaupun ia tidak makan di rumah bersama Ibu. Apalagi jika si Kecil sudah memasuki kelas-kelas akhir di SD, dimana ia akan pulang lebih siang dan perlu menyantap bekal yang Ibu bawakan sebagai menu makan siangnya. 

Salah satu sebab si Kecil tak menghabiskan bekalnya mungkin karena bekal tersebut tak terlihat menarik dan menggugah selera. Jika memang itu penyebabnya, Ibu bisa menyiasati dengan cara menghias makanan yang ia bawa ke sekolah menjadi bento yang lucu. 

Salah satu faktor penting dalam menghias makanan menjadi bento yang menarik adalah penggunaan bahan pangan segar aneka warna di dalam satu kotak bento. Faktor lainnya adalah bagaimana Ibu dapat mengubah segala bahan pangan tadi menjadi bentuk-bentuk yang lucu dan menarik. Untuk yang satu ini, Ibu akan perlu memanfaatkan beberapa alat dan perlengkapan membuat bento. 

Ada banyak perlengkapan bento yang dijual di pasaran, tetapi tak semua perlu Ibu beli, kok. Ada alat-alat yang bisa diganti dengan alat lain yang mungkin sudah Ibu miliki di rumah, dan ada alat-alat yang memang sebaiknya Ibu beli agar proses membuat bento menjadi lebih praktis. Ibu perlu bersikap cermat dalam memilih perlengkapan yang memang Ibu butuhkan sehingga tidak memberi sembarang alat dan menjadi boros. Berikut ini adalah peralatan sehari-hari di rumah yang dapat Ibu manfaatkan untuk membuat bento dan peralatan khusus bento yang memang Ibu perlukan. 

1.Kotak makan 

Untuk membuat bento, Ibu tak memerlukan kotak makan yang khusus. Gunakan saja kotak makan biasa yang sudah ada di rumah. Yang perlu Ibu perhatikan saat memilih kotak makan adalah ukurannya. Pilih yang ukurannya tidak terlalu kecil sehingga porsi makan yang didapat si Kecil cukup, tetapi juga jangan memilih yang terlalu besar karena Ibu perlu mengisi kotak makan sampai padat sehingga makanan tidak buyar apabila terguncang saat dibawa si Kecil ke sekolah. Jika kotak makan terlalu besar, makanan akan mudah bergeser dan rusak bentuknya.  

Terkait dengan porsi makanan bekal yang ibu siapkan untuk si Kecil, mungkin Ibu juga bisa mencari kotak makanan yang memiliki sekat-sekat dimana akan memudahkan ibu untuk mengatur porsi setiap jenis makanannya, juga tentu akan memudahkan Ibu dalam menghias menjadi Bento yang lucu dan menarik.

2.Cetakan nasi 

Mencetak nasi menjadi aneka bentuk adalah bagian dari cara menghias makanan ala bento. Ibu dapat menemukan cetakan nasi dengan aneka bentuk di pasaran. Mulai dari yang hanya berbentuk segitiga untuk membuat onigiri sampai yang berbentuk karakter tertentu. Jika memang ada karakter tertentu yang jadi favorit si Kecil, Ibu bisa saja membeli satu atau dua cetakan nasi. Tapi sebenarnya Ibu bisa membentuk nasi menjadi berbagai bentuk dengan menggunakan plastic wrap pembungkus makanan. Pastikan nasi dalam keadaan panas atau baru masak. Letakkan nasi di bagian tengah plastik kemudian bungkus rapat dan kepal-kepal hingga padat menjadi bentuk yang Ibu inginkan. Lalu Ibu tinggal membuka kembali plastiknya dan menyusun nasi yang sudah terbentuk di kotak makan. Sebagai contoh, Ibu bisa membuat wajah orang dengan nasi yang dikepal menjadi bulat dan membuat kelinci dengan satu nasi kepal bulat yang ditambahkan dua nasi kepal lonjong untuk telinganya.

3.Alat pencetak aneka bentuk

Nah, untuk cara menghias makanan dengan sayuran agar terlihat menarik bagi si Kecil, Ibu dapat memanfaatkan sayur sebagai bagian dari bentuk lucu yang hendak Ibu hadirkan dalam kotak bento. Misalnya, brokoli bisa menjadi rambut keriting yang menghiasi bagian atas nasi kepal berbentuk wajah orang. Beberapa jenis sayur yang dapat dipotong tipis seperti wortel, ketimun dan juga bahan pangan lain yang bentuknya tipis seperti keju atau daging asap bisa dicetak untuk menghias bento. Memang ada pencetak yang dijual untuk keperluan bento, tetapi sebenarnya Ibu bisa memanfaatkan alat pencetak kue kering juga.

 

4.Alat pemotong nori

Nori sering dimanfaatkan sebagai detil hiasan saat membuat bento. Misalnya dipotong menjadi mata, mulut, dan lainnya. Tentu saja Ibu bisa menggunting sendiri lembaran nori menjadi bentuk-bentuk tadi. Tetapi, Ibu juga dapat membeli alat pemotong nori sehingga pekerjaan yang rumit ini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Untuk meletakkannya di atas nasi atau makanan lain, Ibu dapat menggunakan pinset. 

 

Langkah lain yang bisa Ibu lakukan supaya cara menghias makanan ala bento jadi lebih praktis adalah dengan merencanakan terlebih dahulu bentuk seperti apa yang ingin Ibu buat sehingga Ibu bisa menyiapkan tbahan-bahan dan peralatan yang Ibu butuhkan di hari sebelumnya. Tanyakan pula pada si Kecil apakah ada bentuk tertentu yang ia inginkan agar ia semakin semangat menghabiskan bekalnya. 

Share artikel ini:

Artikel Terkait