©shutterstock

Cari Teman di Sekolah Baru Yuk, Nak!

“Wah... ayah harus dipindahkan tugasnya ke luar kota, mau tidak mau harus pindah rumah juga...”

 

Situasi atau kondisi yang seperti itu mungkin pernah dialami oleh beberapa orang. Tugas kerja yang harus berpindah tempat secara tak langsung bisa membuat Anda dan sekeluarga harus berpindah dari rumah yang lama. Tak hanya itu, si kecil pun harus kembali membiasakan diri untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya termasuk sekolah.

 

Beberapa kendala biasanya menghampiri si kecil, utamanya tentang pergaulan dengan teman barunya. Nah, untuk memudahkan proses adaptasinya di sekolah baru, yuk simak tipsnya berikut ini.

 

Menitipkan pesan ke guru

Hal pertama yang perlu disadari adalah usia buah hati Anda yang masih mudah, kemampuannya untuk berinteraksi dengan komunitas baru tentu tidak bisa secepat orang dewasa. Menitipkan pesan ke guru agar si kecil dibantu dikenalkan dengan teman-teman barunya adalah langkah sederhana namun efektif untuk memulai membangun komunitas barunya.

 

Mengawali pembicaraan

Pembicaraan tak akan pernah berjalan jika tidak pernah diawali. Doronglah si kecil untuk lebih berani mengawali pembicaraan dengan teman-temannya. Minimal dengan memulai menanyakan nama dan suasana belajar di sekolah baru tersebut. Kemampuan ini dapat dimulai dengan mengajak si kecil untuk aktif berkomunikasi di rumah.

 

Membiasakan komunikasi di rumah

Ada sebuah pepatah yang mengatakan kecerdasan anak dimulai dari rumah. Sebelum anak mulai komunitas sosialnya di luar, rumah memang menjadi tempat sosialisasi pertama yang baik untuk membangun komunikasi dan interaksi. Siapa lagi kalau bukan orang tua yang menjadi aktor di balik proses pembelajaran tersebut. Biasakan mengajak anak berkomunikasi sejak dini, mulai dengan membahas pengetahuan mendasar seperti nama benda hingga mengangkat isu positif yang sedang hangat dibicarakan. Karakter si kecil pun akan terbentuk dengan sendirinya dan dia lebih siap berinteraksi dengan teman-teman di sekolah baru.

 

Membuka diri

Poin terakhir yang bisa dilakukan oleh si kecil adalah membuka diri dan bisa membaur dengan teman-temannya. Sekali lagi karakter ini hanya akan muncul jika anak sudah dibiasakan untuk lebih interaktif di rumah. Dukungan dan edukasi yang Anda berikan bisa menjadi modal yang cukup berharga untuk membuat si kecil lebih percaya diri dengan orang-orang baru yang ditemuinya.

 

Lewat langkah-langkah tersebut, Anda tak perlu khawatir lagi kepada si kecil karena dia sudah mendapatkan banyak teman baru di sekolah barunya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait