©shutterstock

Fakta di Balik Langkah Pertama Si Kecil

Jalan kaki dikenal sebagai salah satu aktivitas olahraga yang banyak menyumbang manfaat kesehatan. Bila dilakukan secara rutin, jalan kaki dapat membantu melancarkan sistem dalam tubuh. Peredaran darah menjadi lancar, tubuh lebih bugar serta tak mudah mengalami berbagai macam penyakit. Namun begitu, jalan kaki masih menjadi pro dan kontra saat dilakukan pertama kali oleh si kecil. Bagi anak-anak yang baru melakukannya akan terasa berat dan orang tua perlu intens membantunya.

Mitos: Otot kaki yang kuat adalah modal penting untuk berjalan
Faktanya, Ari Brown, MD, praktisi kesehatan Amerika, berjalan membutuhkan koordinasi seluruh bagian otot. Bukan kaki yang besar saja yang membuat si kecil mudah berjalan. Tumpuan tulang punggung yang kuat, leher dan otot lengan sangat penting untuk menunjang keseimbangan saat berjalan. Maka dari itu, Anda peru menopang tubuhnya agar terbiasa untuk berdiri tegak.

Seperti yang diketahui, sebelum memulai proses berjalan, si kecil melewati beberapa tahapan. Mulai duduk, merangkak hingga akhirnya bisa berjalan menggunakan kakinya. Untuk mempermudah geraknya, biasanya menggunakan penopang gerak bayi yang beroda. Selain dengan menggunakan alat ini latih dia untuk berjalan bebas dengan menyentuh memberikan beberapa pegangan di rumah. Hal ini sesuai dengan penjelasan Dr. Ari, yang juga merupakan penulis Baby 411 and Toddler 411.

Mitos: memberikan pengamanan setelah langkah pertama
Joseph Gigante, MD, profesor pediatri di rumah sakit anak Vanderbilt, Nashville, mengatakan bebaskan anak untuk bergerak terlebih dulu. Jangan terburu-buru untuk memberikannya pengaman seperti kereta jalan agar lebih aman. Hal ini justru akan menghambat kemampuan berjalan si kecil terhambat. Dia tidak bisa leluasa mencoba berjalan atau berlari lantaran ada alat yang ada di sekitarnya.

Lebih lanjut, Dr. Joseph menyampaikan untuk membiarkan si kecil berlatih berdiri dan berjalan secara alami. Semakin leluasa dia bergerak maka semakin lancar cara berjalannya. Hanya saja untuk tahap awal, tempatkan dalam ruangan yang aman dan jauh dari benda-benda tajam atau besar yang mungkin saja bisa menimpanya saat digunakan sebagai pegangan.

Demikian kebenaran yang ada tentang jalan kaki khususnya yang dilakukan oleh anak yang baru pertama kali mencobanya. Semoga berhasil.

Share artikel ini:

Artikel Terkait