Ide Aktivitas Belajar Sambil Bermain Seru di Luar Ruang

Ibu tentu sering mendengar bahwa belajar sambil bermain merupakan cara terbaik bagi si Kecil untuk belajar. Menurut ahli pendidikan anak Maria Montessori, si Kecil akan belajar banyak hal dari lingkungan sekitarnya, ia juga akan belajar melalui gerakan-gerakan, atau melakukan sesuatu secara langsung, sehingga penting baginya untuk mendapat kesempatan bergerak, bereksplorasi, dan belajar melalui alat inderanya. 

Bagaimana sesungguhnya si Kecil dapat belajar sambil bermain? Saat anak bermain, ia akan menggerakkan tubuhnya, aktif menggunakan alat inderanya sehingga kemampuan motoriknya turut berkembang. Ia akan bereksplorasi tergantung jenis aktivitas bermain yang sedang ia lakukan, sehingga kemampuan kognitifnya pun berkembang, dan ia juga akan berinteraksi dengan orang lain, baik yang sebaya atau lebih tua darinya, dan mengembangkan kemampuan sosialnya.

Saat si Kecil memasuki usia sekolah dasar, kegiatan bermain tetap bisa Ibu manfaatkan untuk membantu proses belajarnya. Montessori juga menyebutkan bahwa anak dapat dibiarkan mencari tahu sesuatu dengan terlibat langsung atau melakukan praktik langsung dan bukan hanya mendengar penjelasan dari guru. Karenanya, Ibu perlu menghadirkan kesempatan bagi si Kecil untuk bereksplorasi dan belajar melalui berbagai aktivitas bermain.

Kesempatan belajar dapat Ibu hadirkan salah satunya dengan mengajak si Kecil melakukan berbagai aktivitas bermain di luar ruangan karena alam dan lingkungan sekitar merupakan sarana pembelajaran yang tak ada batasnya. Melalui aktivitas di luar ruangan si Kecil dapat bebas bergerak, bereksplorasi, berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, dan tentunya juga terlepas dari layar televisi maupun gadget. Berikut ini adalah beberapa ide aktivitas belajar sambil bermain untuk SD di luar ruang dan apa manfaatnya bagi si Kecil

1.Menggambar daun pada kertas

Ajak si Kecil berjalan-jalan di alam terbuka. Jika tidak memungkinkan, Ibu bisa mengajaknya berjalan-jalan di sekeliling rumah atau di halaman saja. Minta si Kecil mengumpulkan beberapa helai daun yang berbeda bentuknya. Letakkan daun di bawah kertas putih dan arsir dengan menggunakan krayon sehingga muncul cetakan bentuk daun di atas kertas.

Gambar 1. Contoh hasil menggambar daun pada kertas

Di jenjang SD, si Kecil akan belajar mengenai bagian-bagian tumbuhan dan kegiatan seperti ini selain menimbulkan rasa tertarik juga akan memberikan pengalaman langsung bagi si Kecil. Saat melakukan aktivitas ini si Kecil juga akan belajar pengelompokan, mengembangkan kemampuan kognitif, dan kemampuan motorik kasar maupun halus.

2.Menggambar bayangan

Ajak si Kecil ke luar rumah di hari yang cerah dengan membawa selembar kertas, pensil warna dan beberapa mainan kecil kesukaannya. Letakkan kertas di tempat yang datar dan susun benda-benda yang dibawa si Kecil di atas kertas, maka akan terlihat bayangan benda tersebut di atas kertas. Minta ia membuat garis mengikuti bentuk bayangan. Jika outlineini sudah selesai, si Kecil bisa menghiasnya dengan pensil warna sesuai imajinasinya. Lakukan lagi di jam yang berbeda untuk melihat perbedaan ukuran bayangannya. Jika ada area beraspal atau semen yang cukup luas di halaman, Ibu dan si Kecil bisa menggambar bayangan tubuh si Kecil dengan kapur kemudian menghiasnya menjadi pahlawan super, putri atau bahkan monster lucu.

Melalui aktivitas bermain sambil belajar ini si Kecil dapat mempraktekkan langsung pelajaran sains mengenai bayangan yang ia dapat di sekolah serta mengembangkan kemampuan kognitif, imajinasi, ekspresi emosional dan kemamuan motorik halus maupun kasar.

3.Tambahkan gerakannya!

Lakukan permainan ini di luar rumah dan libatkan seluruh anggota keluarga supaya semakin seru. Minta setiap orang untuk berdiri membentuk lingkaran dan saling berhadapan. Lakukan satu gerakan saja, misalnya melambaikan tangan kanan. Orang berikutnya harus mengikuti gerakan ini dan menambahkan satu gerakan lagi, misalnya menganggukkan kepala. Kemudian, orang berikutnya lagi akan melakukan kedua gerakan tadi secara berurutan, yaitu melambaikan tangan kanan lalu mengaggukkan kepala dan menambahkan satu gerakan lagi. Begitu seterusnya sampai gerakan menjadi semakin panjang dan rumit.

Aktivitas ini akan membantu si Kecil melatih konsentrasi, melatih indera pendengar dan penglihatannya serta mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar termasuk juga koordinasi mata, kaki dan tangan. 

 

Aktivitas bermain sambil belajar untuk anak SD ternyata tak selalu memerlukan alat yang mahal kan, Bu? Cukup luangkan waktu untuk mengajak si Kecil ke luar rumah maka dengan sedikit kreativitas dan imajinasi Ibu dan si Kecil sudah bisa bersenang-senang sekaligus mendukung proses belajarnya.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait