Inilah Manfaat dari Mendukung Kebiasaan Membaca Si Kecil dengan Cerita Anak

Saat si Kecil memasuki usia ke-7, perkembangan bahasanya sudah meningkat dengan pesat. Apalagi di usianya ini si Kecil sudah mulai masuk SD. Di usia ini pun umumnya si Kecil sudah mulai menunjukkan ketertarikan untuk membaca yang didukung oleh rentang perhatian yang semakin panjang pula. Di saat seperti inilah Ibu bisa mulai membangun kebiasaan membaca si Kecil, salah satunya dengan mengenalkannya dengan bacaan yang ringan dan menarik untuk dibaca, seperti buku cerita anak.

Dengan membangun kebiasaan membaca ini tentu si Kecil akan mendapatkan berbagai manfaat yang ia butuhkan. Yuk, simak apa saja manfaat dari mendukung kebiasaan membaca dengan cerita anak bagi proses tumbuh kembang si Kecil berikut ini.

1.Mendukung kemampuan berpikir logis

Membaca cerita anak dapat membantu si Kecil belajar mengembangkan imajinasinya, memahami konsep sebab akibat, berpikir logis dan belajar mengenai berbagai nilai positif. Melalui aktivitas membaca buku si Kecil juga dapat menemukan informasi dan solusi yang ia butuhkan. Proses membaca akan membiasakan anak untuk memilah dan mencerna informasi dengan efektif

2.Meningkatkan kemampuan berkomunikasi

Saat si Kecil membaca cerita untuk anak, ia akan diperkenalkan dengan berbagai kosakata yang sebelumnya mungkin tidak ia ketahui. Ia juga akan diperkenalkan dengan berbagai karakter melalui tokoh-tokoh di dalam cerita anak dan mendapat informasi mengenai berbagai jenis emosi dan interaksi di antara tokoh-tokoh cerita tersebut.

3.Melatih konsentrasi 

Untuk dapat membaca buku cerita anak dan menangkap pesan yang ada di dalam cerita tersebut, si Kecil perlu berkonsentrasi dan fokus dengan aktivitas membaca yang sedang ia lakukan. Semakin sering si Kecil membaca, maka ia akan semakin terbiasa untuk berkonsentrasi. Konsentrasi yang baik nantinya akan membantu anak dalam mengerjakan tugas-tugas sekolahnya secara optimal.

4.Mendukung perkembangan otak si Kecil

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. John S. Hutton, seorang dokter anak di Cincinnati Children's Hospital, menyebutkan bahwa ketika seorang anak dibacakan cerita oleh orang tuanya, bagian-bagian dari otaknya yang berperan dalam pemahaman bahasa, konsep dan juga memori menjadi aktif. Hal yang sama juga terjadi pada anak-anak yang usianya lebih besar. Penelitian ini juga menyebutkan bahwa tingkat aktivitas otak ini menjadi lebih tinggi pada anak-anak yang keluarganya mendukung kebiasaan membaca dalam kehidupan sehari-harinya. Ketika otak aktif bekerja, syaraf-syaraf otaknya akan berkembang dan saling berhubungan yang tentunya akan mendukung perkembangan dan proses kerja otak si Kecil.

 

Nah, sekarang bagaimana Ibu dapat membuat si Kecil tak hanya dapat membaca tetapi juga gemar membaca? Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Ibu coba.

  • Ajarkan anak untuk membaca saat masa pekanya sudah muncul. Masa peka ini adalah masa dimana si Kecil sudah siap untuk mempelajari sesuatu sehingga tidak ada paksaan dalam proses belajar membaca.
  • Pilih buku cerita anak yang menarik minatnya dan sesuai dengan tahapan usianya. Jika si Kecil tidak tertarik atau tingkat kesulitan buku tersebut melebihi kemampuannya, dapat mengakibatkan si Kecil malas untuk membaca.
  • Sering mengajak si Kecil ke toko buku atau perpustakaan dan biarkan ia memilih sendiri buku yang ingin ia baca.
  • Membacakan buku cerita untuk anak sejak ia masih usia dini, atau disebut juga read aloud. Cara ini juga akan menumbukhan minat baca anak dan menstimulasi masa pekanya untuk muncul.
  • Memberi contoh dengan sering membaca buku pula karena si Kecil belajar dengan cara meniru. Jika ia sering  melihat Ibu membaca buku, maka akan timbul minatnya untuk membaca buku pula.

Share artikel ini:

Artikel Terkait