Konsep Membaca dan Menulis Pada Balita

Oleh: Henny Supolo Sitepu


  1. Apa yang sebaiknya kita ajarkan pertama kali pada anak balita?
    1. Sebelum menjawab ini perlu dipahami bahwa ada beberapa kegiatan penting untuk pengembangan tahapan membaca:
      1. Identifikasi benda dengan penamaannya
      2. Mengenali huruf dengan bunyi yang tepat
      3. Memahami kiri kanan, atas bawah, yaitu orientasi arah membaca secara umum
    2. Kesenangan membaca balita bisa ditanamkan sejak ia dibacakan orangtuanya pada saat bayi. Pada bayi bisa ditunjukkan nama benda dan gambar di buku. Cerita dengan intonasi beragam akan menarik perhatian si bayi. Sedangkan kesenangan menulis bisa diawali dengan memberi makna pada tiap coretan anak. Setiap anak memiliki naluri mencoret. Orangtua bisa menanyakan cerita anak, membantu menuliskan, mencantumkan tanggal penceritaan dan pencoretan tersebut.
  2. Bagaimana cara efektif dalam mengajarkan membaca dan menulis kepada anak?
    1. Bicara dan dengarkan anak sehingga anak terdorong untuk bercerita, menyatakan perasaan dan pikirannya.
    2. Baca buku bersama anak dan beri contoh nikmatnya membaca
    3. Baca ulang cerita favorit anak dan dorong anak untuk mengembangkan tokoh dan akhir cerita versinya sendiri.
    4. Beri kesempatan anak untuk mencoret atau menggambar berbagai perasaan dan pengalamannya. Bantu tuliskan menurut apa yang disebutnya tanpa diedit, pasang di papan di kamar. Kegiatan ini merupakan rangkaian proses yang akan membentuk kesenangan membaca dan menulis anak.
    5. Buat buku cerita bersama anak.
    6. Buat buku harian keluarga di mana setiap anggota keluarga bisa mengisi dengan cerita dan gambar kegiatan bersama.
  3. Apakah anak perlu dimasukkan ke dalam playgroup atau langsung ke TK saja? Tergantung kebutuhan anak dan situasi lingkungan rumah. Penting untuk disadari bahwa pada masa balita anak sangat butuh untuk melatih kemampuannya bersosialisasi. Proses belajar, termasuk dalam membaca dan menulis. Dicerapnya melalui kegiatan bermain yang bermakna dalam kegiatan sehari2. Bermain yang bermakna adalah bermain yang direncanakan dengan kesadaran bahwa anak butuh untuk mengembangkan berbagai kemampuan yang ada dalam dirinya.
  4. Tips agar orangtua bisa memberikan stimulasi yang tepat agar anak mereka bisa membaca dan menulis pada waktunya?.
    1. Bacalah bersama dengan anak. Kesenangan membaca pada orangtua akan sangat mempengaruhi kesenangan membaca anak.
    2. Taruh buku di tempat2 yang mudah diraih di dalam rumah.
    3. Bawa buku cerita dan perlengkapan menggambar saat pergi bersama keluarga sebagai ”pengaman” ketika anak merasa bosan.
    4. Perlakukan kunjungan ke toko buku sebagai kegiatan keluarga yang menyenangkan.
    5. Latih anak mengungkapkan ekspresi pikiran dan perasaannya dalam berbagai cara dan media.
    6. Sabar dan nikmati setiap proses perkembangan anak karena setiap anak memiliki profil yang berbeda.

Pada usia Balita anak sudah bisa mengkomunikasikan keinginan, pikiran dan gagasan; bisa mengikuti petunjuk, menikmati cerita, bercerita, mengenal pola bentuk dan bunyi ( semua ini merupakan awal pengenalan alfabet dan bunyinya).

Tahapan baca tulis pada anak:

  • Saat dikenalkan pada buku anak memasuki tahapan terpukau dan suka memegang
  • Kemudian memasuki tahapan melihat dan membawa buku
  • Sudah bisa membaca buku favoritnya, bisa pura membaca, bahkan mengulangi sesuai dengan kalimat yang biasa dibacakan orangtua
  • Mulai sadar huruf, bisa membaca beberapa bunyi kemudian kata yang dikenal dan akhirnya kalimat
  • Mulai membaca secara mandiri

(src: Delta Siesta)

Share artikel ini:

Artikel Terkait