@shutterstock

Manfaatkan Momen Nyepi, Edukasi Si Kecil Pentingnya Toleransi Beragama

Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang mempunyai keberagaman agama dan kepercayaan. Oleh karena itu butuh toleransi beragama yang tinggi dalam bersosialisasi dalam hidup bermasyarakat. Kebiasaan ini juga harus diperkenalkan pada si Kecil sedini mungkin agar tidak terjadi kebingungan saat tumbuh dewasa nanti.

Manfaatkan momen hari besar agama Hindu, Nyepi, untuk mengedukasi si Kecil tentang pentingnya toleransi beragama.

Memahami Agama Sendiri

Sebelum berbicara tentang toleransi beragama, penting agar si Kecil memahami agamanya sendiri. Menurut psikologis Wendy Mogel sekaligus penulis The Blessing of A Skinned Knee, agama yang berbeda akan mengarah ke praktik keagamaan dan perayaan hari besar yang berbeda. Inilah yang harus diajarkan pada anak-anak, tidak hanya dengan kata-kata tapi lebih pada panutan yang diberikan orang tua. Jangan biarkan anak-anak memahami agama tanpa bimbingan yang tepat. Agama adalah bagian dari sejarah dan bagian dari struktur dasar keluarga Anda, tapi janganlah lupa menekankan padanya bahwa agama merupakan bagian dari diri mereka, demikian pernyataan psikologi Susan Bartell yang dimuat di situs Parents.

Memberikan Contoh yang Baik

Orang tua adalah guru pertama dan terbaik bagi si Kecil. Bergaul dengan banyak orang atau keluarga tanpa membedakan agama, memberikan selamat saat tetangga merayakan hari besar, atau memberikan bingkisan sebagai wujud syukur perayaan agama sendiri adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Beri penjelasan dan pemahaman pada anak bahwa dengan melakukan hal-hal tersebut  berarti membagi kebahagiaan dan kebaikan bagi sesama.

Buka Diskusi

Terkadang pembicaraan tentang agama merupakan hal sensitif yang jarang bahkan dihindari dalam pembicaraan antar keluarga. Padahal hal ini penting untuk membuat si Kecil lebih memahami toleransi beragama. Berikan tugas kecil saat berkumpul bersama untuk menyebutkan agama apa saja yang ada di Indonesia beserta perayaan hari besarnya, nama tempat, maupun tradisi-tradisi khasnya. Mengetahui perbedaan-perbedaan ini akan merangsang rasa ingin tahu anak dan menggali makin dalam untuk memahami perbedaan agama, serta mengembangkan rasa toleransi.

Dampingi saat Menonton TV

Berita dan program acara yang tidak mendukung toleransi beragama makin meluas akhir-akhir ini. Sulit untuk melindungi si Kecil dari contoh-contoh negatif tentang memperlakukan pemeluk agama lain. Dampingi saat menonton TV atau menggunakan internet untuk memberikan penjelasan mana hal yang baik dan buruk untuk dilakukan.

Ajarkan toleransi beragama sejak dini agar terbiasa untuk menghargai perbedaan, terutama saat tumbuh dewasa nanti.

Share artikel ini:

Artikel Terkait