©shutterstock

Memahami Arti Sebuah Keyakinan

Di Indonesia, hampir semua warganya mengakui adanya Tuhan. Agama atau keyakinan biasanya dijadikan panduan hidup  untuk menumbuhkan pribadi yang baik dan pedoman memasuki dunia sosial. Mengajarkannya kepada anak-anak adalah sesuatu yang harus dilakukan sejak dini, untuk mempersiapkan si Kecil agar tumbuh dewasa dengan baik dan dapat memasuki kehidupan bermasyarakat dengan lancar.

Simak bagaimana cara-cara memperkenalkan keyakinan sejak dini  ya.

Ajak ke Tempat Beribadah

Jika keluarga memeluk agama tertentu, biasanya akan membawa si Kecil ikut berdoa dan merayakannya di sebuah tempat ibadah tertentu, misalnya umat Islam pergi ke masjid, atau umat Katolik berdoa di gereja. Semakin sering mengajak anak-anak untuk melaksanakan aturan dan tata cara yang dianut agama tertentu,  akan membiasakannya untuk memegang keyakinan tersebut. Beritahukan juga bahwa tempat ibadah merupakan tempat yang suci dan ingatkan untuk tidak membuat kegaduhan, merusak, atau mengotorinya.

Berikan Panutan

Orangtua adalah guru pertama dan terbaik bagi anak-anak. Untuk menanamkan agama maupun kepercayaan pada anak, Ayah dan Bunda memegang peranan penting. Selain mengajarkannya lewat pergi ke tampat ibadah, orangtua dapat memasukkan ritual keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya rajin beribadah sholat 5 waktu atau mengucapkan doa setiap sebelum dan sesudah makan. Rajinlah memperdalam ilmu pengetahuan tentang agama dengan membaca buku keagamaan atau mengikuti seminar, agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan si Kecil dalam hal agama.

Ikut Merayakan Hari Besar Keagamaan

Sejak dini, perkenalkan hari besar keagamaan yang keluarga anut. Misalnya Lebaran untuk umat Islam, Natal untuk umat katolik, atau Nyepi untuk yang beragama Hindu. Jelaskan  makna yang ada di balik perayaan tersebut dan apa yang harus dilakukan selama acara berlangsung. Untuk memudahkan pemahaman bagi si Kecil, ayah atau Bunda dapat memilih media untuk menjelaskannya, seperti buku bacaan, lagu-lagu, dan film. Jangan lupa dampingi untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan dan memberikan penjelasan sehingga mudah dimengerti.

Menghormati Agama Lain

Selain mengajarkan si Kecil untuk melaksanakan tata cara agama yang dianut oleh keluarga, menghormati agama lain juga mutlak diajarkan. Toleransi antar umat beragama wajib dilakukan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman. Perkenalkan adanya agama lain yang dianut oleh orang lain dan bagaimana cara untuk menghormatinya, misalnya tidak mengganggu saat melakukan ibadahnya atau saling memberikan selamat pada saat hari besar keagamaan.

Menanamkan agama maupun kepercayaan kepada si Kecil memang tidak mudah, tapi membiasakannya sejak dini dapat membawa dampak positif bagi tumbuh kembangnya di kemudian hari.

Share artikel ini:

Artikel Terkait