Memilih Alat Gendong yang Tepat

MENGGENDONG itu salah satu bentuk pengasuhan ibu terhadap anak. Di dalamnya terkandung makna kasih sayang, perlindungan, dan rasa kedekatan. Dalam gendongan, anak merasa nyaman, selain meninggikan rasa percaya diri. Merasa ada yang menjaga, dan melindungi.

Manfaat menggendong tradisional

Ada anggapan sesungguhnya menggendong tradisional model nenek moyang kita dulu itulah yang paling menyehatkan. Seperti itu juga yang diadopsi oleh alat gendong model kanguru. Posisi anak, dan sentuhan, serta apa yang anak dengar dan rasakan dari debar jantung yang menggendongnya, itu yang menjadi sebuah kelebihan.

Menggendong tradisional, hanya memakai kain selendang, selempang, yang diikat sekadarnya di pundak. Semacam kain panjang, yang biasa dipakai untuk dibuat ayunan tidur anak, dan dipakai buat menggendong bayi dan anak juga. Lebih sederhana dari itu, menggendong tanpa alat gendong sama sekali.

Secara alami, ibu-ibu zaman dahulu menggendong bayi yang sudah batita di sisi sebelah kiri atau sebelah kanan pinggulnya. Anak berpangku pada pinggul siapa yang menggendongnya tanpa bantuan alat, atau apa pun. Ini cara menggendong yang paling alami.

Beberapa studi melihat cara menggendong yang alami seperti itu sebetulnya lebih menyehatkan karena dua hal. Pertama, posisi selangkangan anak lebih maksimal mengangkang sewaktu digendong, tak ubahnya dengan posisi sewaktu berjongkok. Hal kedua, menggendong alami dinilai menyehatkan juga oleh karena dengan posisi anak mengangkang maksimal seperti itu, perkembangan panggul anak menjadi optimal. Terlebih bagi anak perempuan, perkembangan panggulnya lebih melebar.

Panggul anak perempuan perlu berkembang lebih melebar untuk memperoleh manfaat bagi proses persalinan kelak setelah saatnya harus melahirkan

Mendahulukan aspek aman

Sudah disebut, alat gendong yang memenuhi syarat selain nyaman dan menyehatkan, perlu aman juga. Kalau mengadopsi cara menggendong alami, dan mau memilih alat gendong juga, pilihannya alat gendong yang menopang cara menggendong alami di pinggul penggendong saja. Alat gendong yang menggantikan tugas lengan si penggendong menumpu badan yang digendong.

Cara menggendong alami maupun alat gendong model kanguru mengakrabkan si penggendong dengan yang digendong, membedakan dengan cara menggendong lainnya. Tak sama pula dengan bila menggendong di punggung seperti membawa ransel.

Jauh lebih penting bagaimana suasana hati yang menggendong saat menggendong. Makna kasih sayang, sentuhan, dan keakraban menjadi surut kalau menggendong tidak dengan hati. Seberapa tinggi pun teknologi alat gendong yang dipilih, menggendong dengan hati pasti yang paling unggul.***

Share artikel ini:

Artikel Terkait