Mendampingi Buah Hati Sepenuh Hati

Pendampingan yang kita berikan pada buah hati itu haruslah sepenuh hati. Bentuknya bisa dengan melibatkan diri ke dalam imajinasi yang ia bangun, misalnya saat ia bermain. Ketika anak bermain atau sedang memainkan mainannya, bisa dipastikan imajinasinya muncul dalam berbagai bentuk.

Pada saat itu, kita bisa masuk ke dalam permainannya atau alam pikirannya. Walau hal ini memang tidak harus setiap saat atau sepanjang waktu.

Kalau dilihat dari sisi perkembangan, ada banyak hal positif yang bisa dipetik dari keterlibatan ini. Antara lain akan mendorong imajinasi anak untuk berkembang lebih pesat. Dan imajinasi inilah yang nanti menjadi dasar kreativitas.

Hanya memang perlu dicatat di sini adalah jangan sampai keterlibatan kita mendominasi/ menguasai. Misalnya, memaksa anak agar masuk ke dalam pikiran kita atau menyerang imajinasi mereka yang kita anggap sebagai kesalahan padahal semestinya masih bisa kita arahkan.

Dominasi demikian malah men-demotivasi atau mengubah situasi yang menyenangkan menjadi menegangkan. Tidak enak kan? Ada saatnya kita mengikuti anak—tidak melulu anak yang kita suruh mengikuri aturan main kita. Karena jangan sampai hubungan kita dengan anak hanya akrab di tampilan luar saja padahal kita terlalu sibuk mengurusi urusan kita sendiri dan tidak mau masuk ke dalam alam khayal mereka.

Semoga bermanfaat.

Share artikel ini:

Artikel Terkait