Mengajarkan Budaya Mengantri

Kapan anak-anak mulai penting untuk diajarkan mengantri? Sejatinya, ini sudah mulai perlu kita perkenalkan ketika mereka mulai mengenal dunia sosial. Tepatnya adalah ketika sudah mulai bisa berjalan dan berinteraksi dengan orang lain.

Cara mudah yang bisa kita lakukan misalnya kita mengajaknya ke beberapa tempat umum lalu kita mencontohkan atau menunjukkan bagaimana mengantri itu. Namanya juga menanamkan nilai-nilai, sudah pasti tidak cukup sekali lalu jadi.

Mungkin kita perlu mencontohkannya sesering mungkin. Contoh ini penting untuk mendidik anak-anak. Kita perlu ingat bahwa cara belajar yang sering diterapkan anak-anak adalah observasi dan imitasi. Mereka melihat apa yang kita lakukan lalu meniru.

Cara lain yang juga bagus untuk mengajarkan mengantri adalah dengan terlibat langsung. Ini  bisa kita praktekkan setelah anak usia di atas lima tahun. Kita bisa meminta dia untuk membayar sesuatu dengan cara mengantri atau mengajak dia langsung mempraktekkan budaya mengantri. Ketika tugas itu bisa mereka jalankan dengan baik, itu akan menanamkan rasa percaya diri pada diri. Kepercayaan diri ini sangat penting untuk berbagai hal dalam kehidupannya kelak.

Temuan psikologi mengungkap bahwa rasa percaya diri seorang anak itu nanti terkait dengan motivasinya dalam mengejar prestasi,  kecepatannya dalam menangkap pelajaran, dan terkait juga dengan kemampuannya dalam menangani masalah.

Tapi yang paling penting di sini adalah menyampaikan niai-nilai yang ada di balik budaya mengantri itu. Dalam mengantri ada latihan kesabaran, latihan perhitungan, dan menghormati hak orang lain

Tentu, proses penanaman nilai pada anak-anak itu tidak cukup dengan memberi contoh dan praktek. Yang dibutuhkan lagi adalah penegakan, dalam arti memberi pengarahan, teguran, atau peringatan ketika pelanggaran terjadi, misalnya dia menyerobot.

Ketika kita berhasil mengajarkan budaya mengantri, maka sebetulnya bukan saja mengajarkan tehnik mengantri, namun sudah mengajarkan cara berpikir atau cara hidup  yang menghormati orang lain, menghormati tatanan, dan latihan bersabar.

Selamat mempraktekkan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait