Menjaga mood Si Kecil saat liburan

Liburan bersama anak-anak memang berbeda dengan liburan bersama orang dewasa saja. Kondisi fisik dan mood sangat mempengaruhi anak-anak, hingga tak heran bila mereka kerap ‘mogok’ saat liburan yang biasanya diisi dengan aktivitas padat. Maklum, bagi mereka yang terpenting adalah apa yang menarik perhatiannya saat itu, bukan apa yang sudah terjadwal atau apa yang diinginkan orang tua.

Lalu bagaimana menjaga mood dan rasa tertariknya hingga ia antusias melakukan berbagai aktivitas? Beberapa trik berikut dapat membantu agar liburan Anda diisi tawa riang si kecil, bukan rengekan dan protes darinya. 

  • Mood anak sangat dipengaruhi kondisi fisiknya. Anak cenderung rewel bila mereka mengantuk atau lapar,  karena itu perhatikan betul pola tidur dan makannya sebelum mengatur jadwal perjalanan. Bila waktu perjalanan relatif lama, atur agar jadwalnya bertepatan dengan jadwal tidur anak. Dengan demikian mereka tidak akan merasa bosan dalam perjalanan panjang itu. Bila melakukan perjalanan dengan pesawat, usahakan mendapat penerbangan langsung tanpa stop over, karena berkali-kali naik turun pesawat dan menunggu akan membuat anak kelelahan dan rewel.
  • Pastikan juga ia makan pada waktu yang kurang lebih sama dengan kebiasaannya di rumah, jangan sampai ia merasa terlalu lapar atau kehausan. Bila perlu bawa susu dan camilan favoritnya untuk di perjalanan.
  • Pastikan anak mengenakan pakaian yang nyaman selama perjalanan. Pakaian yang menimbulkan rasa gatal,  panas atau membatasi gerak, akan membuat anak terganggu dan akan merusak mood-nya.
  • Anak memiliki ketertarikan dan perhatian pada hal-hal yang berbeda dengan orang dewasa. Apa yang Anda anggap menarik belum tentu menarik untuk mereka, karenanya pertimbangkan betul bahwa aktivitas selama liburan juga meliputi kegiatan-kegiatan yang menarik untuk mereka. Bila Anda liburan di hotel, pilih yang memiliki kids club, hingga saat Anda bersantai di pantai atau spa, anak-anak bisa asyik bermain bersama teman sebayanya. Bila Anda ingin menjelajahi museum, jangan lupa mampir ke museum anak-anak atau science center yang biasanya memiliki koleksi dan aktivitas yang dirancang untuk menarik rasa ingin tahu anak-anak.
  • Rancang agar setiap aktivitas tidak memakan waktu terlalu panjang, karena perhatian dan konsentrasi anak relatif pendek. Kegiatan-kegiatan yang memakan waktu lama tak hanya membuat mereka bosan tapi juga lelah, sehingga mereka menjadi rewel.
  • Yang tak kalah penting, anak-anak perlu melakukan aktivitas untuk menyalurkan energinya sehingga tak merasa bosan. Pastikan ada waktu dalam jadwal liburan untuk anak-anak bebas bermain di alam terbuka seperti berenang, main pasir, berlarian di taman bermain. Jika hanya beraktivitas di dalam ruang, bisa dipastikan mereka akan segera merasa jenuh.
  • Ajak mereka untuk mendokumentasikan acara liburan. Anak-anak biasanya antusias bila merasa dilibatkan, karena itu bekali mereka dengan kamera sehingga bebas mendokumentasikan apa yang mereka suka, lalu melengkapinya dengan jurnal singkat tentang pengalaman mereka.
  • Bawalah beberapa hadiah dan ‘kejutan’ kecil bagi mereka untuk diberikan saat liburan. Anak-anak biasanya antusias dengan barang-barang baru, dan hal ini bisa mengurangi rasa bosan dan membuat mood mereka lebih baik.

Share artikel ini:

Artikel Terkait