@shutterstock

Menumbuhkan Sikap Ambisius yang Positif Bagi Si Kecil

Di masa pertumbuhan ada banyak hal yang harus digali dari si kecil, salah satunya adalah sikap ambisius. Sikap ini akan mendorong semangat pantang menyerah pada si kecil dalam  menggapai impiannya.  Untuk menumbuhkannya, langkah-langkah berikut ini bisa Anda coba aplikasikan.

Step 1: Menawarkan
Potensi si kecil bisa dilihat dari minatnya. Kalau si kecil masih ragu-ragu, Anda bisa mencoba menawarkan beberapa kursus minat untuknya. Misal, kalau diamati si kecil suka sekali berjoget ketika mendengarkan musik. Tapi ketika ditanya kesukaannya, dia malah bingung. Well, coba tawarkan untuk mengikuti kelas menari agar si kecil mengetahui minat dan bakatnya. Jika dia sudah memutuskan, jangan lupa untuk mendukungnya ya.

Step 2: Dorongan
Sebagian besar anak kecil selalu takut gagal. Padahal hal ini malah akan menumbuhkan sikap ambisius mereka. Berikan dia dorongan untuk berani mengambil risiko apapun yang terjadi. Ajarkan juga kalau gagal bukanlah akhir dari segalanya, justru kegagalan adalah awal di mana dia harus bangkit untuk mewujudkan mimpinya. Dengan begitu, semua ketakutannya akan hilang dan pelan tapi pasti, sikap ambisiusnya akan tumbuh seiring berjalannya waktu.

Step 3: Beri dukungan
Jika si kecil sudah tahu betul apa minat dan keinginannya, bantu promosikan yuk. Beri dia motivasi dan dukungan kalau mimpinya tersebut adalah sesuatu yang menakjubkan. Dengan begitu, sikap ambisiusnya akan tumbuh. Bantu si kecil menyusun hal-hal apa saja yang bisa mewujudkan keinginannya tersebut. Setelah itu, ajak si kecil merekam perkembangan hasil belajarnya.

Step 4: Fokus
Situs kidshealth menyarankan Anda untuk mengajarkan si kecil tetap fokus untuk mengejar impiannya. Langkah yang keempat ini adalah cara paling cepat untuk menumbuhkan sikap ambisiusnya.  Contoh, si kecil ingin sekali pergi keluar dan bermain dengan teman-temannya. Anda bisa mengatakan kalau dia boleh keluar ketika pekerjaan rumahnya selesai. Fokus dulu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, baru setelahnya dia bisa main sampai puas.

Mudah bukan? Segera terapkan di rumah yuk. Selamat mencoba Bu.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait