Outdoor Safety

Berlari dan bermain di alam bebas, memanjat pohon, meneliti berbagai tanaman dan serangga. Bagi anak-anak, bermain di alam bebas tak hanya merupakan kegembiraan, namun juga suatu kebutuhan. Mereka butuh udara segar, dan senang karena dapat melakukan aktivitas fisik yang tak dapat dilakukan di dalam rumah.

Baik bermain di halaman rumah sendiri maupun di ruang terbuka lain, yang perlu menjadi perhatian Anda adalah masalah keselamatan anak saat beraktivitas. Maklum tak seperti rumah yang dapat Anda kontrol kondisinya, alam bebas menyimpan berbagai potensi yang dapat menyebabkan cedera pada anak bila tak hati-hati. Berikut beberapa cedera yang mungkin dapat terjadi dan tips untuk mencegah atau mengatasinya:

Tenggelam
Kolam renang di rumah, kolam ikan, sungai hingga danau yang terdapat di sekitar tempat bermain anak merupakan potensi bahaya yang besar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lengkapi kolam renang dengan pagar dan pintu pengaman, balikkan wadah-wadah besar yang dapat menampung air hujan, dan ajarkan pada anak untuk tidak berlarian atau bermain di sekitar kolam untuk menghindari terpeleset dan jatuh ke air. 

Keracunan
Pestisida, obat anti serangga, penyubur tanaman, hingga bahan kimia adalah sumber keracunan yang kerap dialami anak. Karena itu simpan semua bahan-bahan tadi dalam wadah yang tertutup rapat dan letakkan di luar jangkauan mereka. Anak-anak juga senang memetik, mengeksplorasi, bahkan ‘merasakan’ berbagai tanaman yang mereka temukan. Karena itu ajarkan mereka untuk mengenali tanaman-tanaman mana yang beracun, dan pastikan bahwa tanaman yang Anda miliki tidak memiliki kandungan racun.

Terjatuh
Karena keaktifannya, anak-anak tak bisa dihidarkan dari risiko jatuh. Untuk meminimalkan kemungkinan tersebut saat beraktivitas di halaman rumah, pastikan semua pembatas, tangga, hingga tiang dalam kondisi mulus. Jangan tinggalkan selang dalam keadaan tergeletak  agar anak tak tersandung, lengkapi tangga dengan hand rail, dan jangan tinggalkan tangga dalam keadaan berdiri karena dapat menjatuhi anak.

Terluka
Jangan lupa pula untuk menyingkirkan benda-benda yang dapat melukai anak tanpa sengaja seperti alat-alat berkebun, kabel listrik yang terbuka, atau alat permainan yang sudah patah atau rusak. Ajarkan pula  menggunakan alat permainan dengan benar untuk menghindarkan cedera.

Gigitan Serangga
Jangan biarkan ada air menggenang di halaman, karena merupakan tempat berkembang biaknya nyamuk. Potong rumput dan tanaman secara teratur agar tidak menjadi sarang bagi binatang-binatang yang berbahaya. Gunakan losion anti serangga khusus anak-anak untuk menghindarkannya dari gigitan serangga atau memastikan anak menggunakan celana dan baju lengan panjang, serta sepatu dan kaos kaki saat beraktivitas di tempat-tempat yang dipenuhi serangga.

Cedera akibat benturan fisik dengan teman juga kerap terjadi pada anak, karena itu ajarkan anak untuk bermain dengan aman. Ingatkan untuk tidak melemparkan obyek tertentu, saling mendorong di dekat kolam, menabrakkan sepeda satu sama lain, juga menghindari orang yang tak dikenal. Ajarkan pada anak untuk melaporkan kegiatan yang berbahaya serta segera masuk ke rumah cuaca tidak bersahabat seperti angin kencang, petir dan hujan.

Pengawasan dari orang tua sangat penting agar anak terhindar dari kemungkinan cedera saat bermain di alam bebas.

Share artikel ini:

Artikel Terkait