Pengaruh Jenis Musik Bagi Si Kecil

Berbagai studi menyimpulkan bahwa musik itu sangat bagus bagi perkembangan otak anak, misalnya untuk mendukung percepatan penguasaan bahasa, atau untuk mendukung munculnya emosi tertentu.

Riset pendidikan mengungkap bahwa apa yang dicapai oleh praktek meditasi berminggu-minggu dapat dicapai oleh musik dalam beberapa menit. Musik dapat menciptakan kondisi waspada yang relaks pada otak, mengaktifkan otak kanan, dan membantu memindahkan informasi ke dalam bank memori jangka panjang.

Bahkan ternyata musik juga punya pengaruh yang bagus terhadap pertumbuhan sel tubuh, baik bagi anak-anak atau orang dewasa. Ini karena musik dapat menciptakan kondisi emosi tertentu yang mendukung perbaikan pertumbuhan sel.

Hal lain yang juga menarik lagi terkait dengan musik ini adalah ternyata pengalaman para terapis mengungkap  bahwa jenis atau tema musik tertentu punya pengaruh tertentu pula bagi keadaan anak.

Musik dengan irama atau lagu yang sangat ceria diyakini dapat membantu mengatasi suasana batin yang tertekan atau stress. Suasana batin anak akan dibawa untuk mengikuti keceriaan iramanya atau lagunya.

Musik dengan irama melodi sedih dapat membantu mengakomodasi perasaan yang sedang sedih atau diyakini dapat mengurangi rasa sakit. Sejauh musik ini diperdengarkan secara tidak berlebihan,  maka efeknya masih dipandang bagus.  Anak akan belajar menerima perasaannya lalu bisa berdamai dengan dirinya.

Musik dengan irama atau lagu yang membangkitkan semangat akan sangat bagus untuk membangkitkan jiwa-jiwa perjuangan, seperti “Halo-halo Bandung” , “Naik-naik Ke Puncak Gunung”, atau lainnya.

Musik yang mengekspresikan ketenangan atau kedataran juga dapat menciptakan pengaruh ketenangan pada jiwa anak atau dapat meningkatkan konsentrasi,  misalnya musik klasik yang sudah lama digunakan untuk mendukung suasana belajar.

Intinya, sejak pengalaman bangsa-bangsa kuno sampai modern ini, musik diyakini dapat membantu menciptakan kondisi tertentu pada jiwa atau otak. Karena itu, gunakan musik yang berbeda untuk tujuan yang berbeda.

Cuma, peranan musik sebagai pendukung, bukan yang menciptakan. Otak anak tidak menjadi cerdas karena mendengarkan musik. Otak anak menjadi cerdas karena diasah dengan latihan dan pembelajaran. Musik sangat bagus untuk membantu menciptakan suasana latihan dan belajar  yang kondusif itu.

Semoga bermanfaat.

Share artikel ini:

Artikel Terkait