Seberapa Seringkah Anda Main Bersama?

Seberapa seringkah Anda meluangkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk main bersama dengan si Kecil?  Kalau masih jarang, coba tingkatkan kuantitas dan intensitasnya. Jika belum pernah, saatnya untuk dimulai.

Bermain bersama tidak saja menyenangkan hati si Kecil, yang dalam agama termasuk perbuatan yang mendatangkan pahala. Main bersama juga memfasilitasi proses pendidikan yang nantinya sangat dibutuhkan oleh anak.

Misalnya kemandirian, semangat berkompetisi, dorongan untuk mengerahkan kreativitas, dan lain-lain. Melalui bermain, kita dapat memberikan tantangan kepada anak sehingga dia merasa tertantang.

Anak yang merasa tertantang akan happy dan akan berupaya sekuat tenaga dan pikirannya untuk menunjukkan kebisaan atau menunjukkan siapa dirinya. Ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Di samping itu, secara hubungan, baik lahir atau batin, bermain juga memberikan dampak yang luar biasa positifnya. Bermain akan menciptakan kehangatan.  Untuk ibu yang bekerja di luar rumah, kedekatan yang demikian tentulah sangat penting.

Yang perlu diingat adalah jangan terjadi kedekatan yang tidak aman (insecure attachment). Misalnya saja kita lebih banyak memberikan omelan, koreksi, kritik, atau pendapat yang kurang memotivasi saat bermain.

Yang diperlukan adalah dorongan dan suasana yang non-judgemental.  Untuk bisa main bersama, kita bisa memilih berbagai jenis dan bentuk permainan yang sesuai dengan keadaan, kemampuan, dan situasi. Ide-ide di bawah ini bisa Anda pilih misalnya:

§  Permainan yang mengasah seni, keterampilan, atau kreativitas, katakanlah membuat lukisan, hiasan, membuat konstruksi,  atau karya tertentu

§  Permainan outdoor dan olahraga, katakanlah berenang bersama, bersepeda, jalan pagi bersama dan lain-lain

§  Permainan ilmiah, misalnya lomba menghitung, saling memceritakan hasil bacaan, saling membacakan, dan lain-lain

Intinya, untuk soal jenis dan bentuk permainannya itu bisa kita sesuaikan.

Yang sangat penting di sini adalah memunculkan kesadaran bahwa kita terkadang perlu hadir di tengah-tengah kehidupan mereka bukan saja secara fisik, tetapi juga secara pikiran, emosi dan hati melalui keterlibatan yang aktif.

Lain dari itu, yang juga penting di sini adalah menemukan berbagai jenis dan bentuk permainan yang menantang dan merangsang mereka untuk menggunakan energi fisiknya, inderanya, pikirannya, emosinya, dan mentalnya se-variatif mungkin.

Main game on-line itu bermain juga, tapi kalau kebanyakan, bisa-bisa kurang merangsang fisiknya untuk bergerak. Buat anak-anak, ini kurang bagus jika kebablasan.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait