Sejukkan Ruangan dengan Bijak

Udara yang panas di perkotaan, menjadikan Air Condisioner (AC) hampir-hampir sebagai kebutuhan pokok untuk membuat ruangan agar menjadi lebih nyaman dan sejuk. Apalagi selain menjanjikan kenyamanan, tak sedikit produk AC yang dapat berfungsi pula sebagai pembersih udara di rumah. Namun, ketergantungan pada AC juga berdampak pada pengeluaran bulanan untuk membayar pemakaian listrik. Belum lagi harga beli AC yang terbialng tidak murah. Sebelum memutuskan untuk memasang AC, maka ada baiknya Anda cermati berbagai kemungkinan agar ruangan bisa tetap sejuk dan nyaman, tanpa harus terus-menerus menggunakan AC.

Sirkulasi Udara
Sirkulasi udara yang baik akan banyak mempengaruhi temperatur udara dalam ruangan. Jendela, lubang angin, dan pintu adalah jalur aliran udara dan sinar matahari ke dalam ruangan yang perlu dipertimbangkan letak dan besarnya. Usahakan agar aliran udara yang masuk sempat berputar di dalam ruangan. Oleh karena itu pintu dan jendela sebaiknya berada dalam posisi berseberangan, namun tidak dalam satu garis lurus, sehingga udara yang masuk tidk langsung ke luar lagi. Bila perlu tambahkan cerobong udara dengan kipas bertenaga angin, yang kini sudah banyak dijual di toko-toko bahan bangunan, pada atap rumah.

Sinar Matahari
Sinar matahari yang langsung masuk ke dalam ruangan akan sangat mempengaruhi suhu ruangan. Usahakan agar jendela-jendela rumah tidak langsung menghadap ke arah Timur dan Barat. Kalaupun tak bisa dihindari usahakan agar sinar matahari tidak langsung menerobos masuk. Berilah atap tambahan tepat di depan jendela, sehingga ruangan tetap terang tanpa harus terpapar sinar matahari langsung. Akan lebih baik bila sorot sinar matahari langsung itu ”disaring” oleh daun-daun dari pepohonan rimbun yang menaungi jendela.

Menanam Pepohonan
Bila rumah Anda memiliki halaman atau teras yang cukup luas. Tanamlah pepohonan yang berdaun rimbun yang dapat menaungi halaman. Gunakan pohon perdu sebagai batas area rumah dengan jalanan atau fasilitas umum di depan atau belakang rumah. Keberadaan pohon-pohon tersebut sedikit banyak akan mengurangi temperatur udara dan menyaring debu dari luar ruangan, sehingga udara yang mengalir ke dalam ruangan relatif lebih bersih dan lebih sejuk.

Kalau penggunaan AC merupakan langkah tak terhindarkan. Agar keberadaan penyejuk udara ini tidak menimbulkan beban pengeluaran berlebihan, luangkan sedikit waktu untuk memilih AC yang tepat, sebelum Anda membelinya. Selain membeli AC yang tepat, kondisikan pula ruangan, dan orang-orang yang menggunakannya agar bijak menggunakan AC.

  1. Sistem kontrol
    Jenis AC akan mempengaruhi konsumsi listrik. Belilah penyejuk ruangan yang dilengkapi dengan konverter. Fungsi konverter adalah pengatur beban listrik. Artinya pada saat suhu di ruangan sudah mencapai suhu yang kita inginkan, AC akan secara otomatis mengurangi beban pendinginan yang diberikan. Pengurangan beban pendinginan berarti mengurangi pula daya listrik yang dikonsumsinya.
  2. Kondisi Ruangan
    Untuk mendapatkan kinerja AC yang optimal pilihlah AC dengan kapasitas pendinginan sesuai kebutuhan. Hindari memilih AC dengan kapasitas terlalu kecil atau over capacity. Jaga selalu kebersihan ruangan, terutama dari debu. Selain mengotori ruangan, debu juga akan menempel di saringan udara pada AC. Disiplinlah untuk tidak merokok di dalam ruangan yang ber-AC. Selain mengeluarkan panas, asap rokok juga menyebabkan AC menjadi bau, kotor, dan cepat rusak.
  3. Temperatur
    Atur temperatur ruangan yang diinginkan dengan bijak. Tidak perlu menyetel AC hingga harus mencapai suhu minimum. Selain tidak baik bagi kesehatan, setting temperatur yang terlalu rendah (dingin) juga memaksa AC bekerja lebih berat.
  4. Perawatan
    Lakukan perawatan AC secara berkala, sesuai rekomendasi produsen AC. AC dengan kondisi prima akan mengkonsumsi daya listrik yang lebih sedikit. Perawatan berkala juga mencegah terjadinya kerusakan parah yang dapat memperpendek usia kerja AC.

(Herlina Arsyadi)

Share artikel ini:

Artikel Terkait