Semangati Si Kecil Agar Aktif Berbagi

Walau setiap orang menginginkan hidup yang layak, fakta di lapangan memang membuktikan ketimpangan ekonomi seringkali terjadi. Ada orang yang memiliki harta berkecukupan, tetapi ada juga yang serba kekurangan. Kondisi seperti ini mendorong masyarakat untuk saling bahu membahu dan berbagi antar sesama. Anda pun tak boleh ketinggalan untuk melatih si kecil berlajar berbagi dari sekarang.

Sejatinya, anak-anak memiliki kepekaan alami terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Si kecil akan merasa iba dengan sendirinya saat melihat segala sesuatu yang bisa membuatnya menjadi tidak tega. Demikian pula sebaliknya, anak akan menjadi bahagia saat melihat orang yang dikaguminya juga bahagia. Hanya saja, Anda perlu memberikan dorongan pada si kecil agar kepekaannya pada lingkungan sekitar berwujud pada kegiatan aktif berbagi.

Awalilah dengan mengedukasi anak Anda tentang manfaat berbagi baik bagi diri maupun orang lain. Jelaskan pada si kecil bahwa lewat berbagi, dia bisa menambah banyak teman dan saudara. Berbagi juga bisa mendatangkan pahala. Dengan begitu, tidak hanya orang lain yang merasa senang dengan pemberian kepada orang lain. Tapi, Tuhan juga akan bangga dan sayang pada umatnya yang suka peduli dengan saudaranya yang membutuhkan.

Setelah itu, berikan contoh yang nyata pada buah hati Anda. Ajaklah si kecil pergi ke panti asuhan. Tunjukkan secara langsung, bagaimana cara berbagi kepada sesama yang benar. Doronglah si kecil untuk membantu Anda membagikan nasi kotak atau santunan yang sudah disiapkan sebelumnya. Dengan cara ini, rasa berbagi anak akan muncul dengan sendirinya. Terlebih, saat Anda sering melibatkan kegiatan semacam ini dengan si kecil.

Apabila, anak Anda sudah memahami makna dan cara berbagi yang tepat, cobalah untuk menyuruhnya menerapkan berbagi kepada teman-temannya. Tak harus selalu dengan barang yang mahal, berbagi juga dapat dilakukan dengan hal-hal yang sederhana. Misalnya saja, berbagi bekal makan siang dengan teman yang sedang tak membawa bekal, meminjamkan penghapus, hingga bersapa kala bertemu menjadi salah satu kegiatan untuk membagikan senyum. Ingat, senyum itu ibadah lho.

Share artikel ini:

Artikel Terkait