permainan asah otak tradisional

Seru Bersama Si Kecil dengan Permainan Asah Otak Tradisional

Ingin seru-seruan bermain bersama si Kecil sekaligus mengasah kemampuan otaknya? Yuk ajak si Kecil bermain permainan asah otak. Kegiatan ini juga bisa Ibu manfaatkan untuk memperkenalkan berbagai permainan tradisional, lho. Karena permainan tradisional tak melulu mengandalkan gerak fisik, ada banyak pula permainan asah otak tradisional yang bisa Ibu dan si Kecil coba di rumah.

 

Berikut ini adalah beberapa contoh permainan asah otak tradisional. Apakah ada yang Ibu sering mainkan waktu kecil dulu? Intip jenis-jenis permainannya, yuk!

 

  1. Congklak

Congklak adalah permainan asah otak tradisional yang dimainkan oleh dua orang dengan menggunakan papan khusus dengan lubang-lubang cekungan dan biji-biji kerrang. Anak-anak sampai orang dewasa menggemari permainan ini sampai sekrang. Congklak termasuk permainan tradisional asah otak karena untuk dapat menang, pemain perlu memiliki strategi, logika dan kemampuan berhitung yang baik sehingga dapat membuat biji yang ada di lubang papan miliknya jumlahnya lebih banyak dibanding dengan jumlah biji yang dimiliki lawan.

 

  1. ABC Lima Dasar

Permainan asah otak tradisional yang satu ini bisa dimainkan oleh banyak anak. Pemain menentukan jumlah angka dengen menjumlah jemari yang ditunjukkan oleh semua pemain. Kemudian dipilihlah alfabet yang ada di urutan angka tersebut. Langkah berikutnya, setiap pemain harus menuliskan nama negara nama hewan, nama buah, nama orang dan lainnya yang diawali dengan huruf tersebut.

 

  1. Kelereng

Kelereng juga termasuk permainan asah otak tradisional, lho. Karena untuk dapat unggul dalam bermain kelereng, anak perlu berkonsentrasi, jeli melihat sasaran, dan berstrategi, Kelereng memang umumnya dimainkan oleh anak laki-laki, tetapi banyak juga kok anak perempuan yang menggemarinya.

 

  1. Bola Bekel

Sama seperti kelereng, selain kemampuan motorik, permainan bola bekel juga memebutuhkan konsentrasi, kejelian, dan kemampuan spasial yang baik. Kebalikan dari permainan kelereng, bola bekel biasanya banyak digemari oleh anak perempaun.

 

  1. Kartu Kuartet

Permainan dengan kartu ini dapat dimanfaatkan untuk aktivitas asah otak karena saat bermain kartu kuartet, anak-anak dapat belajar membaca, memvisualisasikan kosa-kata, dan juga mengelompokkan.

 

Ternyata cukup banyak ya permainan asah otak tradisional yang dapat Ibu coba mainkan bersama si Kecil. Bahkan permainan rubik ada juga versi tradisional yang terbuat dari kayu lho. Yuk kenalkan si Kecil dengan permainan tradisional, Bu.

 

 

Sumber:

https://www.idntimes.com/science/experiment/m-tarmizi-murdianto/kumpulan-permainan-tradisional-untuk-meningkatkan-kecerdasan/7

https://www.educenter.id/mengasah-kecerdasan-anak/

https://www.prestasiglobal.id/18-permainan-anak-jaman-dulu-yang-membantu-mengasah-kecerdasan-otak-anak/

http://sahabatmembaca.org/2015/10/27/baca-main-kuartet-2/

Share artikel ini:

Artikel Terkait