Siap Punya Adik Baru

Ketika buah hati masih senang-senangnya jadi pusat perhatian, ternyata ia harus bisa menerima kenyataan akan punya seorang adik. Apa saja yang harus disiapkan?


Dikaruniai satu orang buah hati lagi pasti merupakan hal yang membahagiakan bagi Anda, tapi belum tentu menjadi hal yang sama bagi si kecil. Jangan langsung berharap si calon kakak ini segera siap menerima kehadiran adik barunya.


Menurut Susan B. Stine, MD, profesor asisten klinis dari Pediatrics Jefferson Medical College, Philadelphia, salah satu yang harus benar-benar disiapkan ketika ada penambahan anggota baru dalam keluarga adalah si sulung. Terutama karena nantinya ia harus merelakan perhatian keluarga yang semula utuh tertuju padanya jadi tersedot pada si adik.


Kami membocorkan kiat sederhana agar si kakak jadi bisa menyiapkan diri sejak calon adiknya masih berada di dalam kandungan. 

• Pancing rasa tertariknya. Sejak masih dalam keadaan mengandung, Anda bisa menumbuhkan ketertarikannya terhadap bayi. Misalnya ketika ia bertanya, “Ma, darimana datangnya bayi?” Jawaban sederhana seperti “Adik bayi datang dari dalam perut mama, Sayang”, akan memancingnya untuk lebih banyak tahu. Ini sudah merupakan suatu awal  yang baik.
• Foto bayi. Tunjukkan kepadanya foto dan gambar bayi yang menggemaskan, sambil mengatakan misalnya, “Tuh, adik bayinya lucu sekali, ya. Kamu mau juga kan, punya adik selucu ini?”
• Membacakan buku. Bila kegiatan membaca buku biasanya berupa dongeng ataupun cerita binatang, kali ini Anda bisa mencobanya dengan bercerita tentang kelahiran bayi.
• Mengunjungi bayi. Si kecil yang duduk di bangku prasekolah pasti akan senang diajak berjalan-jalan keluar rumah. Manfaatkan hal ini untuk mengajaknya mengunjungi sanak saudara ataupun teman yang memiliki bayi. Tujuannya? Untuk membiasakan dirinya melihat dan ‘bergaul’ dengan bayi tentunya.
• Ajak membuat nama. Libatkan anak dalam memikirkan nama untuk calon adiknya. Selain menyenangkan karena ia bisa bebas berkreasi, ini akan membuatnya merasa terlibat, punya peran, dan tidak terlupakan.
• Ikut ke dokter kandungan. Siapa bilang kunjungan ke dokter kandungan hanya dilakukan berdua dengan suami? Ajak saja si calon kakak ini ikut. Biarkan ia mendengarkan bunyi detak jantung adik bayi di dalam perut Anda dan terheran-heran sekaligus juga penasaran.

SI PENOLONG KECIL
Saat si adik sudah lahir, salah satu hal yang bisa membuat kakaknya merasa dilibatkan adalah dengan membiarkannya membantu mengurus adiknya. Berikut beberapa tugas sederhana namun berarti, yang bisa dilakukannya:
• Mengambilkan popok.
• Menggantikan popok atau baju.
• Mengajak bayi berbicara dan bermain.
• Menjaga adik ketika tidur, dan memberitahukan pada Anda kalau si adik bangun.
• Mendorong stroller saat berjalan-jalan di mall.

WAKTU EKSKLUSIF
Satu kunci penting juga, tetap luangkan waktu khusus bersamanya saat si adik tidur pulas. Ini akan membuatnya merasa Anda tetap memperhatikannya dan punya waktu spesial, khusus hanya untuk dirinya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait