Tidak Boleh Menghina Makanan ya, Nak!

Aku gak suka, makanannya gak enak!

Tampaknya kalimat ini sering terucap dari mulut si kecil. Lewat keluguan dan kepolosannya anak-anak memang sering bicara apa adanya. Mereka akan mengungkapkan jika suatu makanan tidak enak. Begitu juga sebaliknya, si kecil akan menyatakan enak bilamana dia menyukainya. Namun, yang perlu diketahui pernyataan suka tidak suka anak ini sebenarnya objektif menurut apa yang mereka lihat.

Hal ini tentu bukan kebiasaan baik, terutama saat si kecil disajikan hidangan sehat dan bergizi tinggi seperti sup sayur maupun salad buah-buahan. Sebab, rasa tidak enak itu muncul lantaran pola pikir si kecil yang kurang suka dengan jenis makanan tertentu. Padahal, anggapan tidak enak pada makanan sebenarnya tidak sepenuhnya diketahui tanpa mencobanya terlebih dulu.

Maryan Tomovich Jacobsen, MS, RD, salah satu ahli gizi kenamaan Amerika dalam lansirannya di WebMD, menjelaskan anak-anak memang wajar kurang begitu menyukai makanan. Ini disebabkan referensi lidah mereka masih kurang banyak merasakan makanan yang lebih beragam. Dalam benak mereka hanya tersimpan ingatan akan makanan yang pernah dimakan dan terasa enak, sehingga saat mencoba hal baru mereka akan membandingkan dengan memori tersebut.

Meski begitu, tak suka pada makanan tertentu bukan langsung tidak menyajikannya lagi pada si kecil. Anda masih perlu mencoba secara terus-menerus agar dia bisa mencoba bahkan mulai lahap menikmatinya. Beragam cara juga bisa Anda coba untuk mengakalinya. Misalnya dengan menyajikan bersamaan dengan salah satu makanan favoritnya atau bisa juga dengan penyajian yang unik dan menarik perhatiannya.

Jika tidak segera diatasi, kebiasaan menghina makanan sebelum dicoba akan terbawa sampai dewasa. Edukasikan pada si kecil jika makanan ini tidak langsung instan hadir di meja. Sayuran perlu ditanam, dipupuk hingga siap dipanen. Demikian juga dengan ayam yang juga perlu dipelihara agar bisa tumbuh besar hingga dapat menghasilkan daging yang lezat dan telur yang enak dibuat mata sapi. Maka dari itu, si kecil perlu menghargai setiap makanan yang disajikan karena di luar sana masih banyak orang perlu makan dan belum tentu bisa menikmati makanan tersebut setiap hari.

Share artikel ini:

Artikel Terkait