Ups, Si Kecil Menumpahkan Makanan di Rumah

Si kecil yang masih belajar makan sendiri memang suka menjatuhkan makanan ke lantai. Eits, jangan sampai si kecil mengambilnya lagi lho, karena lantai yang terlihat bersih sekalipun terdapat banyak kumannya. Untuk informasi lebih lengkap, simak ulasan berikut ini.

Ketika si kecil menjatuhkan makanan ke lantai, bakteri yang hidup pada lantai akan langsung menempel pada makanan tersebut. Jika si kecil mengambil kemudian memakannya, berarti bakteri juga akan masuk ke dalam tubuh. Jangan tertipu dengan lantai yang terlihat bersih, karena bakteri tetap bersemayam di sana.

Terdapat penelitian yang menguji tiga lantai dengan jenis yang berbeda. The Aston study menemukan bacteria Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada lantai ubin. Lalu, Clemson study menguji pada lantai laminasi dan kayu menemukan Salmonella typhimurium. Studi tersebut menyepakati bahwa ketika makanan yang telah menyentuh permukaan yang terkontaminasi kuman, transfer bakteri langsung terjadi.

Permukaan lantai yang terbuat dari kayu, laminasi mentransfer lebih banyak bakteri daripada karpet. Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa, makanan basah seperti pasta dan sayur dapat membuat bakteri menempel lebih banyak daripada makanan kering seperti kerupuk atau biskuit. Akan tetapi, bukan berarti si kecil boleh memungut biskuit yang jatuh lalu memakannya lho.

Para orang tua harus lebih berhati-hati jika si kecil memungut makanan yang sudah jatuh ke lantai. Walaupun hanya satu detik, bakteri bisa langsung berpindah. Jika dibiarkan begitu saja, si kecil bisa rentan sakit. Jadi, biasakan si kecil tidak mengambil makanan yang jatuh ya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait