@shutterstock

Waktu Terbaik Memisahkan Kamar Tidur Anak

Seiring dengan pertumbuhan anak, kebiasaannya pun akan terus berubah menyesuaikan dengan usia dan fisiknya. Jika dulu si kecil hanya bermain dengan beberapa mainannya sendiri di rumah, kali ini dia sudah bisa bermain dengan teman-temannya di luar. Sebagai orang tua, Anda juga sudah mulai perlu mendukung segala aktivitasnya agar lebih mandiri.

Hal sederhana namun perlu mendapatkan perhatian dari orang tua adalah kamar tidur. Tentu tak selamanya si kecil akan tidur dengan Anda. Sejalan dengan pertumbuhan fisiknya yang semakin tumbuh besar, si kecil juga perlu dilatih agar berani tidur sendiri. Berikut ini adalah waktu terbaik untuk memisahkan kamar tidur anak.

Balita
Sebenarnya memisahkan kamar tidur anak bisa di mulai sejak si kecil masih bayi. Namun beberapa ibu kadang masih belum tega untuk membiarkan sang buah hati jauh darinya. Terlebih karena si kecil masih membutuhkan air susu ibu (ASI). Satu ruangan lantas tak harus dalam satu tempat tidur. Berikan tempat sendiri buat si kecil, dengan begitu anak akan terbiasa tidur sendiri sedini mungkin.

Prasekolah
Memasuki masa prasekolah, si kecil semestinya sudah bisa tidur di kamar terpisah dengan orang tuanya. Ini dikarenakan untuk melatih anak agar terbiasa sendiri dan tidak terlalu bergantung dengan orang tua. Jika bisa, carikan kamar tidur yang posisinya tidak jauh dari kamar tidur Anda, sehingga saat si kecil terbangun di malam hari Anda bisa langsung mendengar dan menemuinya.

Sekolah dasar
Pada usia ini anak-anak sudah lebih besar, dia mulai terbiasa tidur sendiri. Namun anak usia SD kadang kesulitan tidur apalagi jika kondisi kamar kurang nyaman. Lihatlah kembali ukuran tempat tidur si kecil, jika kurang besar Anda bisa menggantinya dengan ukuran tempat tidur yang lebih besar. Paling tidak bisa digunakan sampai usia awal remaja. Anda bisa memilihkan kamar tidur yang agak jauh dari kamar tidur Anda agar tingkat kemandirian dan keberaniannya semakin terbentuk.

Remaja
Memasuki usia remaja, pikiran anak semakin berkembang. Jika ada kamar tidur yang paling depan, berikan pada si kecil. Demikian juga jika rumah Anda bertingkat, kamar yang paling depan dan langsung menghadap ke halaman menjadi favorit remaja. Biarkan si kecil menempatinya. Dari lantai yang terpisah ini anak akan belajar mandiri seutuhnya walau jauh dari orang tua.

Terakhir, matikan kamar tidur anak jika sudah malam.Tengoklah sesekali  untuk memastikan buah hati Anda tertidur nyenyak saat sudah pisah kamar dari Anda.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait