Yuk Ajak Anak Bermain Aktif Agar Tetap Sehat dan Bugar

Masalah yang dihadapi oleh anak-anak zaman sekarang adalah trend obesitas yang terus meningkat dan menurunnya tingkat aktivitas fisik. Anak yang obesitas akan berpeluang memiliki berat badan berlebih saat dewasa dan memiliki risiko berbagai macam penyakit tidak menular, seperti jantung, diabetes tipe 2, atau hipertensi. Saat ini hanya satu diantara tiga anak yang aktif dalam kegiatan fisik seperti olahraga permainan, bermain dan olahraga di sekolah. Tentunya perlu ditingkatkan aktivitas fisik pada anak-anak untuk menjaga berat badannya, sehingga sehat dan bugar.

 

Manfaat anak yang aktif antara lain:

  • Meningkatkan kebugaran kardivaskular (jantung dan paru)
  • Menjaga berat badan ideal
  • Memperbaiki postur
  • Menjaga pola tidur yang baik
  • Meningkatkan percaya diri
  • Meningkatkan konsentrasi
  • Meningkatkan kekuatan otot dan tulang
  • Meningkatkan kesimbangan
  • Meningkatkan keterampilan
  • Menambah teman dan hubungan sosial

 

Peranan keluarga sangat penting dalam menjaga anak tetap aktif. Penelitian yang dilakukan oleh Mutz dan Albrecht pada tahun 2017 menunjukkan bahwa peran orang tua dalam mendukung anak aktif berolahraga akan membangun kepribadian dan karakter anak menjadi lebih baik dan lebih kuat. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Hamilton tahun 2015 mengungkapkan bahwa sikap dan orientasi orang tua terhadap olahraga di masa kecil anak berperan terhadap penting tidaknya olahraga saat anak tumbuh dewasa. Maka, orang tua berperan orang tua untuk membuat anak memahami pentingnya olahraga dan menjadikannya bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar si Kecil tetap aktif:

  • Ibu dan Ayah sebaiknya menjadi contoh bagi si Kecil agar tetap aktif
  • Biarkan Si Kecil memilih sendiri aktivitas yang disukai
  • Berikan apresiasi atas apapun capaian yang dilakukan si Kecil
  • Perkuat manfaat sosial yang didapat anak dari aktivitas fisik secara rutin
  • Batasi waktu menonton atau bermain gadget, termasuk orang tua juga harus melakukan hal yang sama
  • Libatkan Si Kecil dalam kegiatan aktivitas fisik seperti berkebun, membersihkan rumah, mencuci mobil, dll
  • Ajak Si Kecil berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah
  • Bawa si Kecil ke taman bermain dan biarkan bermain serta mencoba berbagai permainan
  • Ajarkan SI Kecil keterampilan dasar olahraga seperti menendang, melempar, atau melompat karena hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang memiliki keterampilan dasar buruk cenderung malas melakukan olahraga.

 

Gambar 1. Memberikan apresisasi bisa membuat si Kecil semakin semangat untuk mencapai yang lebih baik, lho Bu.

 

Pilihan aktivitas fisik menyenangkan yang dapat dilakukan bersama si Kecil agar tetap aktif :

  • Bersepeda
  • Berenang
  • Bermain trampolin
  • Bermain layang-layang
  • Menari dengan musik favorit
  • Bermain basket atau stretching bersama
  • Bermain di taman bersama binatang peliharaan

 

Gambar 2. Mengajak si Kecil berenang di akhir pekan bisa alternatif rutinitas yang menyenangkan bersama si Kecil.

 

Pedoman aktivitas fisik merekomendasikan bahwa anak-anak dan remaja sebaiknya aktif melakukan kegiatan fisik selama 60 menit dengan intensitas sedang-tinggi, dengan frekuensi 3-5 kali seminggu agar mendapatkan manfaat optimal. Namun, orang tua menganggap bahwa aktivitas fisik yang dilakukan anak-anak di sekolah, seperti selama kelas pendidikan jasmani, saat istirahat dan ketika berjalan dari dan menuju ke sekolah sudah cukup.

 

Kunci sukses agar si Kecil tetap aktif dan sehat adalah keseimbangan antara asupan bergizi seimbang dan aktivitas fisik yang dilakukan. Yuk, dorong kebiasaan sehat pada Si Kecil sejak dini. Tidak ada kata terlambat untuk memulai!

Share artikel ini:

Artikel Terkait